Kebakaran Apartemen Pavilion: Listrik Sempat Padam, Penghuni Lalu Cium Bau Hangus
📅 Jumat, 04 Sep 2026, 17:33 WIB | Oleh: Tim PenulisJakarta - Seorang penghuni Apartemen Pavilion, Tanah Abang, Jakarta Pusat, mengungkapkan listrik di gedung tersebut sempat mati dua kali sebelum muncul bau hangus, api, dan asap tebal pada Jumat (4/9) siang.
Salah satu penghuni Tower 3, Ria, mengatakan listrik sempat mati dua kali sekitar pukul 09.30 WIB. Namun, dia belum mengetahui apakah gangguan listrik tersebut berkaitan dengan kebakaran yang terjadi beberapa jam kemudian.
“Tadi pagi sekitar jam 09.30 WIB itu ada sempat mati lampu dua kali, jadi habis nyala, mati lagi. Saya enggak tahu itu berhubungan apa enggak, tapi ya pagi itu sempat mati lampu,” kata Ria kepada wartawan di Jakarta, Jumat.
Sekitar pukul 11.00 WIB, Ria mulai mencium bau hangus. Tidak lama kemudian, dia mendengar teriakan dari sekitar gedung, meski tidak melihat api dari unitnya yang berada di lantai delapan.
“Terus saya mencium bau hangus itu jam 11.00 WIB-an. Di situ mulai tercium bau hangus dan orang mulai teriak-teriak, kedengaran sampai ke tempat saya,” ujarnya.
Ria kemudian mengecek kondisi dari jendela dan melihat asap hitam mengepul dari unit-unit di lantai bawah. Asap tersebut, menurut dia, diduga berasal dari sekitar lantai lima atau enam.
“Saya lihat tadi dari jendela, itu dari bawah, dari jendela bawah itu udah keluar asap. Mungkin sekitar kayak dua tiga lantai di bawah saya. Makanya saya menduga itu dari lantai 6 atau 5,” katanya.
Melihat kondisi tersebut, Ria bersama suaminya segera meninggalkan unit sambil membawa kucing peliharaan mereka.
Saat itu, lift sudah tidak dapat digunakan sehingga keduanya memilih menggunakan tangga darurat. Namun, tangga tersebut juga telah dipenuhi asap sehingga penghuni harus menahan napas saat melakukan evakuasi.
“Tadi saya langsung turun sama suami saya sama kucing saya lewat tangga darurat. Untung masih bisa, tapi sudah penuh asap semua, sampai harus tahan napas,” kata Ria.
Ria juga mengaku tidak melihat alat penyemprot air atau sprinkler menyala selama proses evakuasi.
Dia mengatakan masih terdapat sejumlah penghuni yang berada di dalam unit, termasuk beberapa warga yang mengkhawatirkan hewan peliharaan mereka yang tertinggal.
“Sampai sekarang ada beberapa teman-teman yang kucing dan anjingnya masih di dalam. Sampai sekarang masih di dalam (gedung),” ucapnya.
Sementara itu, petugas pemadam kebakaran masih melakukan proses penyisiran dan evakuasi penghuni di lantai atas menggunakan unit Bronto Skylift.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!