Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perlu Belanja Berhadiah Agar Warga Berbondong-bondong Belanja di Pasar Pondok Labu

📅 Jumat, 04 Sep 2026, 12:01 WIB | Oleh:
Perlu Belanja Berhadiah Agar Warga Berbondong-bondong Belanja di Pasar Pondok Labu Doc: ant
Ket. belanja ke pasar

JAKARTA – Banyak pasar tradisional mulai lesu, perlu ada terobosan untuk meramaikannya. Misalnya, ada hadiah untuk pembelanja. 

Seorang pedagang Pasar Pondok Labu, Jakarta Selatan, Helmy Samsuddin mengusulkan program belanja berhadiah sebagai upaya menarik kembali pengunjung di tengah kondisi pasar tersebut yang semakin sepi.

“Dulu, kita, pedagang, punya inisiatif. Kemudian, melalui koperasi, dibuatlah undian berhadiah,” kata Helmy saat ditemui di Pasar Pondok Labu Jakarta, Jumat.

Dia mengatakan gagasan tersebut akan terlebih dahulu disampaikan kepada pengurus Koperasi Pasar Pondok Labu untuk dibahas bersama para pedagang dan pihak terkait.

Program itu direncanakan menggunakan sistem kupon gratis bagi konsumen yang berbelanja dengan nominal tertentu.

Menurut Helmy, setiap konsumen yang berbelanja senilai Rp100.000 dapat memperoleh satu kupon undian.

Gagasan tersebut terinspirasi dari program undian berhadiah yang pernah dilakukan para pedagang melalui koperasi pada masa krisis ekonomi sekitar 1998 hingga 1999.

Berbeda dengan program sebelumnya, Helmy mengusulkan agar kupon tidak dibebankan kepada pedagang yang tengah mengalami penurunan penjualan.

Dia mengusulkan supaya sumber pendanaan program berasal dari partisipasi pedagang aktif, pemilik kios, pengurus koperasi, pengelola pasar, pemilik toko emas, pengelola parkir serta pedagang kaki lima.

Di sisi lain, berdasarkan survei pribadi yang dilakukan Helmy di area lantai dasar (basement), terdapat 26 kios yang telah tutup. Selain itu, sekitar 12 hingga 15 kios digunakan sebagai gudang.

Kondisi tersebut, menurut dia, menunjukkan perlunya upaya bersama untuk menghidupkan kembali aktivitas perdagangan di pasar tersebut.

Dengan demikian, dia berharap program tersebut dapat menjadi salah satu daya tarik bagi masyarakat untuk kembali berbelanja di Pasar Pondok Labu. “Yang penting, saya coba saja terus supaya pasar ini hidup, itu saja,” ujar Helmy. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar

Hubungan BI Rate dan Pariwisata Bali?

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Hubungan BI Rate dan Pariwi...
Daerah
Hindari Karhutla Warga Diaj...
Advertisement
Pertama di Indonesia, PON Dilaksanakan di Pinggir Pantai

Pertama di Indonesia, PON Dilaksanakan di Pinggir Pantai

04 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.