Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Aging Population di Depan Mata, OJK Soroti Pentingnya Penguatan Dana Pensiun

5 Jumat, 25 Sep 2026, 17:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Aging Population di Depan Mata, OJK Soroti Pentingnya Penguatan Dana Pensiun Aging Population di Depan Mata, OJK Soroti Pentingnya Penguatan Dana Pensiun Doc: ANTARA FOTO/ Nyoman Hendra Wibowo
Ket. Arsip Foto - Warga lansia.

JAKARTA – Masa pensiun merupakan salah satu fase kehidupan yang perlu dipersiapkan sejak dini. Setelah bertahun-tahun bekerja dan memperoleh penghasilan, seseorang akan menghadapi perubahan kondisi finansial ketika memasuki masa pensiun.

Pada tahap ini, memiliki dana yang cukup menjadi hal penting agar kebutuhan hidup tetap dapat terpenuhi tanpa harus sepenuhnya bergantung pada keluarga maupun sumber pendapatan aktif.

Dana pensiun hadir sebagai salah satu instrumen untuk membantu mempersiapkan kebutuhan finansial di masa mendatang.

Dengan perencanaan dan pengelolaan yang tepat, dana pensiun dapat menjadi bagian penting dari strategi keuangan jangka panjang.

Karena itu, pemahaman mengenai dana pensiun, manfaatnya, serta cara mempersiapkannya menjadi semakin relevan bagi masyarakat sejak usia produktif.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi mendorong penguatan ekosistem dana pensiun seiring Indonesia yang mulai memasuki fase populasi menua atau aging population.

Friderica Widyasari Dewi di Jakarta, Jumat (25/9), mengatakan Indonesia saat ini memasuki fase aging population, ditandai dengan proporsi penduduk lanjut usia yang mencapai 11,97 persen atau melampaui ambang batas 10 persen untuk kategori aging population.

Tren ini diperkirakan semakin kuat dengan proyeksi proporsi penduduk lanjut usia mencapai sekitar 20,31 persen pada 2045.

Di sisi lain, Indonesia masih memiliki keuntungan berupa demographic dividend dengan sekitar 68,94 persen penduduk berada dalam usia produktif.

"Artinya apa? Artinya kita memiliki jendela kesempatan yang sangat penting, tentunya untuk mendorong masyarakat usia produktif untuk mulai mempersiapkan masa pensiun sejak kini sebelum tekanan demografi itu akan semakin besar," ujar Friderica atau yang akrab disapa Kiki dalam Indonesia Pension Fund Summit (IPFS) 2026 di Jakarta, Jumat.

Dari sisi industri, Kiki mengatakan perkembangan dana pensiun juga menunjukkan tren positif.

Jumlah peserta dana pensiun meningkat dari sekitar 27,27 juta orang pada 2022 menjadi 30,67 juta orang per Juli 2026. Sementara itu, total aset industri dana pensiun telah mencapai sekitar Rp1.699,99 triliun.

Namun, ia menilai cakupan kepesertaan dana pensiun masih relatif kecil jika dibandingkan dengan jumlah angkatan kerja yang tercatat mencapai lebih dari 150 juta orang.

"Tapi memang kita melihat satu sisi memang terus tumbuh, tapi kalau kita lihat dari prosentase dengan jumlah angkatan kerja yang saat ini sudah lebih dari 150 juta, tentunya persentasenya masih sangat kecil. Sehingga sebagai orang yang optimis ya, kita melihat sebenarnya room to grow-nya masih sangat besar," kata Kiki.

"Sehingga sebagai orang yang optimis ya, kita melihat sebenarnya room to grow-nya masih sangat besar. Jadi industri ini adalah industri yang room to grow-nya masih sangat besar sehingga banyak potensi yang bisa digarap oleh Bapak-Ibu semua," tambahnya.

Pertama, mengadopsi pembelajaran dari praktik terbaik global. Menurut dia, praktik terbaik global perlu dijadikan rujukan dengan tetap disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan sistem pensiun Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...

Korut Enggan Berdialog Kembali dengan AS

1 jam lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Korut Enggan Berdialog Kemb...

Menlu Tailan akan Kunjungi Myanmar

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Menlu Tailan akan Kunjungi ...
Advertisement
Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.