Bangka Tengah Mempersiapkan Mitigasi Karhutla di Lahan Gambut
📅 Jumat, 25 Sep 2026, 17:17 WIB | Oleh: Tim PenulisKoba, Babel - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menyiapkan langkah mitigasi untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan gambut.
Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman di Koba, Jumat, mengatakan langkah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah daerah, TNI/Polri dan pihak perusahaan.
"Rapat koordinasi ini merupakan bagian langkah memitigasi dan mengantisipasi karhutla, terutama di lahan bergambut yang berisiko meluas hingga ke beberapa perusahaan swasta," ujarnya.
Pemkab Bangka Tengah menyarankan perusahaan pemegang izin usaha perkebunan (IUP) melakukan konstruksi atau penataan lahan sebagai langkah antisipasi penyebaran api.
Menurut dia, penataan tersebut dapat membentuk batas berupa bandar yang berfungsi menghambat pergerakan api sehingga kebakaran tidak meluas ke areal perkebunan dan lahan lainnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Algafry mengatakan kondisi lahan bergambut juga membutuhkan ketersediaan sumber air yang dekat dengan lokasi rawan kebakaran untuk mempercepat penanganan apabila terjadi karhutla.
"Dalam jangka pendek, kami menyarankan pihak perusahaan ataupun warga yang memiliki kebun sawit dapat membangun embung sebagai sumber air yang lebih dekat dengan titik api," katanya.
Langkah mitigasi tersebut dinilai penting karena kebakaran di lahan bergambut membutuhkan penanganan cepat untuk mencegah api menjalar ke areal yang lebih luas.
Pemkab Bangka Tengah juga mendorong perusahaan dan masyarakat yang mengelola lahan di kawasan rawan untuk meningkatkan kesiapsiagaan, terutama saat kondisi lahan kering.
Kesiapan sarana pendukung seperti sekat atau bandar serta embung di sekitar lokasi menjadi bagian penting untuk mempercepat upaya pengendalian ketika muncul titik api.
Melalui koordinasi lintas sektor tersebut, pemerintah daerah berharap pencegahan dapat dilakukan sejak awal sehingga potensi karhutla tidak berkembang menjadi kebakaran yang berdampak lebih luas.
"Langkah ini dapat memperkuat kesiapsiagaan seluruh pihak dalam menghadapi potensi karhutla, terutama di kawasan bergambut yang memiliki risiko penyebaran api lebih luas," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!