Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bukan Sekadar Komoditas, OJK-Pemkab Kolaka Utara Dorong Kakao Jadi Mesin Ekonomi

📅 Jumat, 25 Sep 2026, 17:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bukan Sekadar Komoditas, OJK-Pemkab Kolaka Utara Dorong Kakao Jadi Mesin Ekonomi Doc: Antara/ Dok LPEI
Ket. Ilustrasi - Komoditas kakao Indonesia.

KENDARI – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, membangun ekosistem dan industri kakao guna memacu pertumbuhan ekonomi daerah secara inklusif dan berkelanjutan.

Langkah strategis melalui persiapan scale up program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) komoditas kakao tersebut difokuskan untuk mengoptimalkan potensi Kolaka Utara sebagai produsen kakao terbesar di Sulawesi Tenggara.

"Komoditas kakao merupakan komoditas prioritas nasional sebagaimana tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029. Setelah sukses di Konawe Selatan, kini kami memperluas cakupannya ke Kolaka Utara yang memiliki total produksi 62.260 ton per tahun dengan luas lahan 78.969 hektare," kata Kepala OJK Sultra Bismi Maulana Nugraha saat dihubungi di Kendari, Sultra, Jumat.

Bismi menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan tindak lanjut amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) guna mendorong kontribusi Sektor Jasa Keuangan (SJK) dalam mendukung perekonomian daerah.

"Upaya penguatan industri ini dibahas dalam rapat koordinasi strategis di Learning Center Kantor OJK Sultra yang dihadiri oleh 43 perwakilan lintas sektor," ujarnya.

Dia mengungkapkan bahwa sinergi lintas sektor dipastikan mendukung ekosistem rantai pasok secara menyeluruh, mulai dari modernisasi hulu, jaminan sosial petani, standardisasi ekspor, hingga kepastian pasar di hilir.

Selain itu, OJK Sultra juga mendorong peningkatan literasi keuangan, inkubasi keluarga petani agar terjangkau layanan perbankan (bankable), serta supply chain financing.

Di tempat yang sama, Bupati Kolaka Utara Nur Rahman Umar menyambut baik sinergi tersebut dan menegaskan komitmen Pemkab dalam penyediaan data pelaku usaha, penguatan kelembagaan, serta integrasi program hilirisasi kakao.

"Pengembangan kakao harus melihat keseluruhan ekosistem dari hulu hingga hilir. Kita perlu mendorong perubahan orientasi dari mengejar berat menjadi mengejar produktivitas dan kualitas nilai produk, serta menghilangkan ego sektoral," sebut Nur Rahman.

Melalui kolaborasi terintegrasi ini, Kolaka Utara diarahkan tidak hanya menyuplai biji kakao mentah, tetapi juga mampu membangun identitas mutu, standardisasi proses, dan cita rasa khas yang diakui pasar global.

Sebagai langkah konkret pascarapat koordinasi, para pemangku kepentingan dijadwalkan segera melakukan penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) yang akan dilaksanakan di Kabupaten Kolaka Utara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan Ini, Ada Pestapora, The Weeknd hingga JBC Fun Run

10 Event Jakarta Akhir Pekan Ini, Ada Pestapora, The Weeknd hingga JBC Fun Run

25 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.