Menkeu AS: Tiongkok Halangi Komunike G-20 Terkait Perselisihan Perdagangan yang Tidak Seimbang
📅 Rabu, 02 Sep 2026, 19:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SBessent memperkirakan isu AI akan kembali menjadi bahan pembicaraan ketika Presiden Tiongkok Xi Jinping bertemu dengan Presiden AS Donald Trump, yang diperkirakan berlangsung pada September.
Menurut Bessent, lonjakan investasi modal untuk pengembangan AI saat ini berpotensi menjadi awal peningkatan produktivitas yang pada akhirnya dapat menekan inflasi.
“Belanja modal ini akan berubah menjadi produktivitas, dan itu akan sangat menekan inflasi,” kata Bessent mengenai investasi ratusan miliar dolar AS untuk AI.
“Saya kira dalam enam bulan ke depan kita akan mulai melihat manfaatnya,” ujarnya.
AS Soroti Iran
Selain perdagangan dan AI, isu Iran turut menjadi perhatian dalam pertemuan G20.
Departemen Keuangan AS disebut memainkan peran penting dalam kebijakan ekonomi Washington terkait konflik dengan Iran. Bessent sebelumnya mengumumkan rencana untuk meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Teheran melalui sanksi.
Dalam pertemuan G20, Bessent mengatakan telah membahas kemungkinan langkah ekonomi terhadap Iran dengan Rusia dan Tiongkok. Tiongkok diketahui menjadi pembeli utama minyak Iran.
Bessent mengatakan AS dan Tiongkok memiliki kesamaan pandangan mengenai pentingnya menjaga Selat Hormuz tetap terbuka.
Pernyataan tersebut disampaikan ketika AS dan Iran saling melancarkan serangan balasan pada 31 Agustus dan 1 September.
Bessent memperkirakan Iran masih mungkin melakukan serangan lanjutan dalam beberapa hari mendatang.
“Apakah mereka akan bereaksi lebih agresif, mungkin, tetapi mereka akan siap untuk mencapai kesepakatan,” kata Bessent. SB/ST/BLOOMBERG
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!