Uni Afrika Kutuk Keras Kudeta Militer, Niger Kini Dikucilkan
📅 Rabu, 02 Sep 2026, 18:52 WIB | Oleh: Deri HenriawanMOSKOW - Uni Afrika mengecam upaya percobaan kudeta yang dilakukan oleh sejumlah anggota militer di Niger pada Sabtu (29/8) pekan lalu.
"Ketua Komisi Uni Afrika, Mahmoud Ali Youssouf, dengan penuh kekhawatiran mengikuti situasi di Niger menyusul peristiwa serius yang terjadi di Niamey pada malam 28 dan 29 Agustus 2026, yang ditandai dengan bentrokan bersenjata dan serangan terhadap sejumlah lokasi vital di ibu kota, yang mengakibatkan korban jiwa dan kerusakan material yang signifikan.
Ketua Komisi mengecam keras penggunaan kekerasan dan segala upaya perebutan kekuasaan dengan kekuatan," demikian pernyataan organisasi tersebut pada Selasa (2/9).
Mahmoud juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban serta meminta semua pihak untuk "menahan diri dan menjaga keamanan warga dan stabilitas negara.
Sementara itu, Kementerian Pertahanan Niger pada Sabtu (29/8) mengatakan pihaknya berhasil menggagalkan upaya pemberontakan oleh sekelompok tentara di salah satu pangkalan dekat bandara Niamey.
Para pelaku pemberontakan dilaporkan menyerang istana presiden dan stasiun TV pemerintah.
Otoritas Niger mengeklaim bahwa pihaknya berhasil mengendalikan situasi secara komprehensif. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!