Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Amblesan Tanah Jakarta Makin Mengkhawatirkan, Eksploitasi Air Tanah Jadi Sorotan

📅 Rabu, 02 Sep 2026, 19:10 WIB | Oleh:
Amblesan Tanah Jakarta Makin Mengkhawatirkan, Eksploitasi Air Tanah Jadi Sorotan Doc: DPRD DKI Jakarta
Ket. Amblesan tanah atau land subsidence menjadi salah satu persoalan serius yang dihadapi kawasan perkotaan seperti Jakarta. Fenomena geologi yang berlangsung perlahan dalam hitungan milimeter per tahun tersebut dapat menimbulkan dampak luas, terutama ketika dipercepat oleh aktivitas manusia.

JAKARTA - Amblesan tanah atau land subsidence menjadi salah satu persoalan serius yang dihadapi kawasan perkotaan seperti Jakarta. Fenomena geologi yang berlangsung perlahan dalam hitungan milimeter per tahun tersebut dapat menimbulkan dampak luas, terutama ketika dipercepat oleh aktivitas manusia.

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Judhistira Hermawan mengatakan amblesan tanah merupakan bencana geologi yang sulit dihentikan karena prosesnya berlangsung secara perlahan. Meski tidak terjadi secara tiba-tiba, dampak yang ditimbulkan dapat meluas dan mengancam kawasan perkotaan dalam jangka panjang.

"Land subsidence adalah bencana yang berkembang perlahan, tetapi dampaknya luas," ujar Judhistira, beberapa waktu lalu.

Menurut Judhistira, amblesan tanah tidak hanya disebabkan oleh faktor aktivitas manusia, tetapi juga dapat dipengaruhi proses alam. Oksidasi gambut, pemadatan lapisan lempung lunak, serta deformasi struktur geologi menjadi sejumlah faktor yang dapat menyebabkan permukaan tanah mengalami penurunan.

Namun, aktivitas manusia berpotensi mempercepat proses tersebut. Pembangunan dengan beban besar, ekstraksi hidrokarbon, hingga pengambilan air tanah secara berlebihan disebut dapat memperbesar tekanan terhadap kondisi tanah.

"Pengambilan air tanah berlebihan menjadi salah satu faktor yang mempercepat amblesan," kata politisi Partai Golkar tersebut.

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Pantas Nainggolan juga menyoroti hubungan antara pengambilan air tanah dan amblesan tanah. Ia mengacu pada sejumlah penelitian, termasuk studi Galloway dari United States Geological Survey (USGS), yang menunjukkan adanya keterkaitan kuat antara pengambilan air tanah dengan kejadian amblesan.

"Amblesan tanah juga merupakan bencana lingkungan," kata politisi PDI Perjuangan tersebut.

Fenomena amblesan tanah banyak ditemukan di kawasan Pantai Utara Jawa, termasuk Jakarta Utara dan Semarang, Jawa Tengah. Karakteristik wilayah pesisir yang didominasi dataran dengan endapan muda dan belum terkonsolidasi membuat kawasan tersebut memiliki kerentanan tersendiri terhadap penurunan permukaan tanah.

Di bawah kawasan tersebut terdapat akuifer produktif yang selama ini menjadi salah satu sumber air bagi masyarakat. Ketergantungan terhadap air tanah dalam jumlah besar kemudian menjadi persoalan ketika pengambilan air tidak seimbang dengan kemampuan alam dalam mengisi kembali cadangan air.

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi mengingatkan bahwa status air tanah sebagai sumber daya terbarukan tidak berarti pemanfaatannya dapat dilakukan tanpa batas. Air hujan memang dapat mengisi kembali akuifer, tetapi proses imbuhan tersebut berlangsung jauh lebih lambat dibandingkan pengambilan air tanah dalam jumlah besar.

"Air tanah tidak selalu berumur muda," kata politisi PKS tersebut.

Menurut Suhaimi, sejumlah penelitian menunjukkan air yang tersimpan di dalam akuifer dapat berusia puluhan hingga ratusan tahun. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa air tanah yang dipompa saat ini belum tentu dapat segera tergantikan oleh air hujan.

Air hujan membutuhkan waktu untuk meresap melalui pori-pori tanah dan batuan sebelum mencapai akuifer. Karena itu, pengambilan air tanah perlu disesuaikan dengan kemampuan alam dalam mengisi kembali cadangan yang tersedia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Ekonomi
Riset Paramadina: Kewajiban...
Luar Negeri
Inggris Tolak Tekanan Uni E...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.