Tiongkok Mulai Kuasai Rute Maritim Arktik
📅 Selasa, 01 Sep 2026, 16:02 WIB | Oleh: Deri Henriawan
MOSKOW - Tiongkok tidak hanya tertarik pada pelayaran melalui Rute Laut Utara (NSR), tetapi juga pada pengembangan infrastruktur pendukung di pelabuhan-pelabuhan Russia.
Pernyataan itu disampaikan Menteri Pembangunan Timur Jauh dan Arktik Russia Alexey Chekunkov kepada RIA Novosti dalam wawancara menjelang Forum Ekonomi Timur 2026.
Menurut Chekunkov, lebih dari 35 pelayaran kontainer internasional antara Tiongkok dan pelabuhan-pelabuhan Russia di kawasan Arktik diperkirakan berlangsung melalui NSR hingga akhir 2026.
"Para mitra Tiongkok tidak hanya tertarik pada pelayaran melalui NSR, tetapi juga pada pengembangan infrastruktur pelabuhan dan jaringan kereta api di sekitarnya untuk mendukung pemindahan muatan dalam koridor transportasi Timur Jauh," kata Chekunkov.
"Prioritas diberikan pada modernisasi fasilitas pemindahan muatan yang ada dan pembangunan fasilitas baru, serta pengembangan basis muatan yang berkelanjutan dan memastikan keselamatan pelayaran," imbuh Chekunkov.
Rute Laut Utara merupakan jalur perairan yang unik dan strategis yang membentang di sepanjang pesisir utara Russia.
Saat ini, permintaan terhadap Rute Laut Utara terus meningkat, tidak hanya dari perusahaan pelayaran Russia, tetapi juga dari perusahaan asing.
Ketertarikan tersebut tidak hanya disebabkan rute tersebut merupakan jalur terpendek antara Eropa dan Asia, tetapi juga oleh situasi keamanan di Laut Merah dan Teluk Persia.
Forum Ekonomi Timur akan digelar pada 1-4 September di Vladivostok. RIA Novosti merupakan mitra media umum Forum Ekonomi Timur. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!