Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Kota Jakarta Barat Sebut Komponen Jembatan Tegal Alur Sedang Difabrikasi

📅 Selasa, 22 Sep 2026, 13:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Kota Jakarta Barat Sebut Komponen Jembatan Tegal Alur Sedang Difabrikasi Doc: ANTARA
Ket. Pembuatan komponen jembatan yang menjadi akses warga Jalan Warung Pojok, RT2/RW2, Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, Senin (21/9/2026).

JAKARTA – Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) menegaskan bahwa pembangunan proyek jembatan di Jalan Warung Pojok, RT2/RW2, Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, tidak dihentikan melainkan komponennya sedang difabrikasi.

Lurah Tegal Alur Achmad Bayhaki menjelaskan, saat ini proses pembuatan bagian struktur jembatan tengah dilakukan di workshop, sehingga tidak terlihat aktivitas pengerjaan di lokasi.

“Tidak ada yang dihentikan. Pembuatan jembatannya sedang difabrikasi di workshop, jadi tidak dibuat di lokasi langsung,” kata Bayhaki saat dikonfirmasi, di Jakarta, Senin (21/9).

Ia mengatakan, pekerjaan yang dilakukan di lokasi sebelumnya berupa pembangunan fondasi dan tahapan tersebut telah diselesaikan.

Menurut Bayhaki, berdasarkan informasi dari pihak Adhi Karya, proses pemasangan atau erection jembatan di lokasi dijadwalkan mulai dilakukan pada pekan ini.

“Mudah-mudahan minggu ini sudah mulai terpasang,” katanya lagi.

Sebelumnya, sejumlah warga sempat mengeluhkan pembangunan jembatan yang disebut berhenti. Menurut warga, pengerjaan hanya berlangsung selama sepekan yang meliputi pembangunan bronjong untuk fondasi di kedua sisi.

“Kalau ibaratnya kemarin mereka (pemerintah) bilang dua minggu jadi. Sedangkan ini sudah tiga minggu tidak jadi-jadi. Setelah ramai, ada pengerjaan, tapi setelah itu dibiarin begitu saja,” ujar warga setempat, Irwansyah saat ditemui di lokasi, Senin.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat warga harus memutar untuk menuju sejumlah lokasi, termasuk pasar dan makam yang sebelumnya dapat diakses melalui jembatan bambu.

Irwansyah mengatakan akses tersebut cukup penting, karena tidak seluruh warga memiliki kendaraan bermotor. Menurut dia, waktu tempuh berjalan kaki menuju pasar kini bisa mencapai sekitar 10 hingga 15 menit.

“Harapan warga, ya ini akses jembatan cepat jadi, karena ini akses buat ke pasar sama ke makam lebih dekat. Harusnya kalau jembatan belum jadi, jembatan bambu jangan dirobohin dulu supaya akses warga tidak makin susah,” katanya pula.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Megapolitan
Visi Daerah, Desa Menjadi A...

Dua Akses Disiapkan ke Stasiun Whoosh Karawang

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Dua Akses Disiapkan ke Stas...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.