Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wali Kota Tangerang Minta Aparat Waspadai Bencana Hidrometeorologi

3 Selasa, 22 Sep 2026, 14:00 WIB | Oleh:
Wali Kota Tangerang Minta Aparat Waspadai Bencana Hidrometeorologi Wali Kota Tangerang Minta Aparat Waspadai Bencana Hidrometeorologi Doc: Prokopim Kota Tangerang

TANGERANG - Menghadapi kemarau ekstrem yang berpotensi meningkatkan berbagai risiko di masyarakat, Wali Kota Tangerang, H Sachrudin, meminta seluruh jajaran kewilayahan memperkuat respons cepat dan kewaspadaan dini.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Sachrudin saat turun langsung ke wilayah sekaligus memimpin Apel Pembinaan Wilayah di Kecamatan Benda, Senin (21/9).

Wali Kota Sachrudin menegaskan, kemarau ekstrem tidak hanya berdampak pada ketersediaan air, tetapi juga meningkatkan potensi kebakaran dan persoalan lingkungan lainnya. Karena itu, kesiapsiagaan pemerintah perlu berjalan bersama kesadaran masyarakat.

“Kemarau ekstrem bukan hanya soal kekeringan atau ketersediaan air. Kita juga harus waspada terhadap potensi kebakaran. Kesiapsiagaan pemerintah harus diperkuat, sekaligus mengajak masyarakat saling menjaga dan saling mengingatkan,” ujar Wali Kota Sachrudin.

Menurut dia, pembinaan wilayah penting untuk memastikan setiap persoalan dapat diketahui dan ditangani lebih cepat. Aparat kewilayahan diminta mengenal wilayah, memahami kondisi masyarakat, serta aktif membangun komunikasi di lapangan.

“Aparat wilayah harus kenal wilayahnya, kenal masyarakatnya, dan tahu persoalannya. Jangan sampai pemerintah baru mengetahui ketika masalah sudah membesar, harus lebih gercep,” tegas dia.

Wali Kota Sachrudin juga meminta jajaran kewilayahan tidak bekerja secara reaktif dengan hanya menunggu laporan masyarakat. Setiap persoalan yang ditemukan harus segera ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan kebutuhan penanganannya.

“Kita ini pamong. Jangan menunggu masyarakat datang ke kantor. Kalau bisa diselesaikan di kelurahan, segera selesaikan. Kalau membutuhkan dukungan kecamatan atau perangkat daerah, segera komunikasikan,” kata dia.

Lebih lanjut, Sachrudin menekankan agar aparatur kewilayahan menjadi pelayan masyarakat yang senantiasa responsif dan solutif, sekaligus mata, telinga, dan tangan pemerintah yang cepat menangkap persoalan serta tidak menunggu masalah membesar untuk bergerak. 

“Kita ingin masyarakat merasakan pemerintah hadir, bukan hanya ketika ada kegiatan, tetapi ketika mereka membutuhkan bantuan, pelayanan, dan solusi,” pungkas Wali Kota Sachrudin. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DPRD DKI Anggarkan Rp1,5 Tr...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Malaysia Berulah, Tindakan Curangnya Sangat Merugikan Indonesia

Malaysia Berulah, Tindakan Curangnya Sangat Merugikan Indonesia

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.