BATIC 2026 Bali: TelkomGroup Dorong Transformasi Konektivitas Menuju Era Infrastruktur Berbasis AI
📅 Selasa, 01 Sep 2026, 20:20 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohSejumlah isu lain turut dibahas dalam rangkaian BATIC 2026, termasuk perkembangan data center, konektivitas, dan cloud di tengah meningkatnya kebutuhan layanan digital di kawasan Asia Pasifik. Perkembangan Bring Your Own IP Address (BYOIP) juga menjadi salah satu topik strategis bagi penyedia cloud, konektivitas, dan data center.
Ruang kolaborasi BATIC 2026 diperluas melalui berbagai side events, seperti Mplify's APAC Member Workshop, Future Tech Leaders Summit, Closed-door Leadership Summit, MNV Session, i3Forum's Industry Perspectives, TM Forum Workshop, dan Mplify's Southeast Asia Council Meeting. Berbagai kegiatan tersebut membahas Composable IT, Trustworthy AI, Autonomous Networks, data center berbasis AI, hingga perkembangan ekosistem mobile dan intelligent engagement.
Semangat kolaborasi juga diwujudkan melalui sejumlah kemitraan strategis yang ditandatangani selama penyelenggaraan BATIC 2026. Telin menandatangani Letter of Intent dengan PEACE untuk ekspansi konektivitas, Manifesto Open API & Open Digital Architecture bersama TM Forum, serta sejumlah Memorandum of Understanding dengan SM+, GTI, dan Mitratel.
CEO Telin Abdul Rahman Ansyori mengatakan BATIC menjadi wadah bagi ekosistem digital untuk mengubah pertukaran gagasan menjadi kerja sama yang lebih konkret. Menurutnya, perkembangan konektivitas menuju era berbasis AI membutuhkan kolaborasi lintas infrastruktur, teknologi, dan bisnis.
Sebaiknya Anda baca juga:
“BATIC adalah platform tempat seluruh ekosistem digital berkumpul untuk mengubah diskusi menjadi kolaborasi yang bermakna,” ujar Abdul Rahman.
Ia menambahkan, industri digital perlu membangun fondasi yang tangguh, skalabel, dan inklusif untuk menghadapi perkembangan teknologi ke depan. Melalui BATIC, Telin berkomitmen memperkuat konektivitas sekaligus berkontribusi terhadap perkembangan ekosistem digital di Asia Pasifik.
BATIC 2026 juga digelar di tengah proses pemulihan pascagempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebagai bentuk solidaritas, penyelenggara menyiapkan donasi sebesar USD10.000 yang dihimpun dari pendapatan registrasi dan sponsorship untuk mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian BATIC 2026 di luar agenda industri dan teknologi. Penyaluran donasi menunjukkan bahwa forum digital tersebut juga berupaya membawa semangat kolaborasi ke dalam aksi sosial dan kemanusiaan.
Dengan jumlah peserta yang mencapai ribuan delegasi dan keterlibatan perusahaan dari puluhan negara, BATIC 2026 memperkuat posisinya sebagai salah satu forum yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan industri digital. Pembahasan mengenai konektivitas, cloud, AI, data center, hingga infrastruktur digital menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem teknologi yang semakin terhubung di kawasan Asia Pasifik.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!