Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pola Mobilitas & Kebutuhan Pengguna Harus Jadi Fokus Pembangunan Infrastruktur Motor Listrik

📅 Selasa, 01 Sep 2026, 19:15 WIB | Oleh:
Pola Mobilitas & Kebutuhan Pengguna Harus Jadi Fokus Pembangunan Infrastruktur Motor Listrik Doc: ANTARA/Sulthony Hasanuddin
Ket. Ilustrasi petugas mengisi daya motor listrik di Jakarta).

JAKARTA - Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli) menilai pembangunan infrastruktur pendukung sepeda motor listrik tidak cukup hanya berfokus pada penambahan jumlah Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU), tetapi perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan pola mobilitas pengguna.

PR & Event Executive Aismoli Riniwaty Sinaga mengatakan kebutuhan infrastruktur setiap pengguna dapat berbeda, tergantung jenis kendaraan, pola perjalanan, lokasi, hingga tingkat pemanfaatan infrastrukturnya.

“Kecukupan juga tidak bisa hanya dibandingkan antara jumlah motor dan SPBKLU. Kebutuhan ojol (ojek online), pekerja kantoran maupun sektor pariwisata akan berbeda dari sisi lokasi dan jenis infrastrukturnya,” kata Riniwaty ketika dihubungi dari Jakarta, Selasa (1/9).

Ia menjelaskan, anggota Aismoli saat ini merupakan merek-merek sepeda motor listrik yang menggunakan dua pendekatan utama, yakni sistem penukaran baterai (battery swapping) dan baterai terintegrasi (integrated battery) dalam memasarkan produknya.

Untuk merek dengan sistem penukaran baterai, masing-masing telah memiliki strategi terkait jumlah dan penempatan kabinet penukaran baterai. Sementara untuk sepeda motor dengan baterai terintegrasi, sejumlah merek menyediakan fasilitas pengisian daya melalui grup usaha maupun bekerja sama dengan penyedia infrastruktur.

“Jadi, indikatornya bukan hanya berapa jumlah SPBKLU, tetapi lokasi, profil pengguna, teknologi kendaraan dan tingkat utilisasinya,” ujarnya.

Riniwaty mengatakan sebagian besar kebutuhan pengguna sepeda motor listrik saat ini masih dapat dipenuhi melalui pengisian daya di rumah atau kantor. Karena itu, pengembangan ekosistem ke depan tidak hanya bergantung pada infrastruktur publik.

Menurut dia, communal charging hub, tempat pengisian daya bersama yang bisa digunakan oleh beberapa pengguna kendaraan listrik, juga akan semakin relevan, terutama bagi pengguna yang memiliki keterbatasan kapasitas listrik di tempat tinggal maupun membutuhkan pengisian daya darurat ketika berada di perjalanan.

Dengan demikian, pembangunan infrastruktur sepeda motor listrik menuju peningkatan adopsi kendaraan listrik perlu mengombinasikan pengisian daya di rumah atau kantor, fasilitas pengisian daya bersama dan publik, serta sistem penukaran baterai sesuai kebutuhan pengguna dan karakteristik wilayah.

Hingga Maret 2026, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat sebanyak 4.892 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) telah beroperasi di 3.163 titik. Perlu dicatat, data SPKLU ini bercampur dengan penggunaan roda empat listrik.

Sementara itu, Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) juga terus berkembang untuk mendukung ekosistem motor listrik nasional.

Sebanyak 1.907 SPBKLU telah tersebar di Indonesia hingga Maret, 1.480 unit di antaranya berada di Jawa, 238 unit di Sumatera, 120 unit di Bali, 48 unit di Sulawesi, 20 unit di Kalimantan, dan 1 unit di Nusa Tenggara. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Nasional
Pemerintah Bahas Upaya Perl...
Luar Negeri
Sebut Kuba 'Negara Gagal', ...
Luar Negeri
Bank Sentral Selandia Baru ...
Advertisement
Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.