Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Koleksi Baru Kebun Binatang Surabaya: Empat Kura-Kura Aldabra Raksasa Didatangkan dari Jepang

📅 Selasa, 01 Sep 2026, 16:28 WIB | Oleh:
Koleksi Baru Kebun Binatang Surabaya: Empat Kura-Kura Aldabra Raksasa Didatangkan dari Jepang Doc: Istimewa
Ket. Aldabra dikenal sebagai salah kura-kura darat terbesar di dunia setelah kura-kura Galapagos. Dari sisi usia, kura-kura jantan diperkirakan berumur sekitar 40 tahun. Sementara tiga betina berusia antara 25 hingga 30 tahun.

SURABAYA — Kebun Binatang Surabaya (KBS) menambah koleksi satwa baru dengan menghadirkan empat kura-kura Aldabra (Aldabrachelys gigantea) untuk pertama kalinya sejak kebun binatang tersebut berdiri.

Empat kura-kura yang terdiri atas satu jantan dan tiga betina itu didatangkan dari Jepang melalui kerja sama KBS dengan iZoo, Shizuoka. Kini, satwa asal Atol Aldabra, Seychelles, tersebut sudah dapat dilihat langsung oleh pengunjung KBS.

Direktur Operasional KBS Nurika Widyasanti mengatakan, kehadiran Aldabra menjadi koleksi perdana bagi KBS.

“Selama KBS berdiri, kami belum pernah memiliki kura-kura Aldabra. Ini merupakan pertama kalinya kami mendatangkan satwa jenis tersebut,” kata Nurika, Selasa (1/9).

Keempat kura-kura tersebut memiliki ukuran yang cukup besar. Kura-kura jantan berbobot sekitar 109 kilogram, sedangkan tiga betina masing-masing memiliki bobot sekitar 80 hingga 90 kilogram.

Dari sisi usia, kura-kura jantan diperkirakan berumur sekitar 40 tahun. Sementara tiga betina berusia antara 25 hingga 30 tahun.

Aldabra dikenal sebagai salah satu kura-kura darat terbesar di dunia setelah kura-kura Galapagos. Panjang tubuhnya dapat mencapai sekitar satu meter dengan bobot lebih dari 100 kilogram.

Satwa ini juga memiliki usia hidup yang panjang. Dalam kondisi tertentu, kura-kura Aldabra dapat hidup lebih dari 100 tahun.

Nurika mengatakan penambahan koleksi tersebut diharapkan dapat menjadi daya tarik baru sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat.

“Kehadiran kura-kura Aldabra ini diharapkan menjadi tambahan daya tarik bagi pengunjung sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat mengenai satwa dan konservasi,” ujarnya.

Keempat kura-kura tersebut tiba di Indonesia pada pertengahan Juli 2026. Setelah tiba, seluruh satwa menjalani proses karantina dan habituasi di KBS sebelum diperkenalkan kepada pengunjung.

“Kura-kura tersebut tiba di Indonesia pada pertengahan Juli 2026 dan kemudian menjalani karantina di KBS. Setelah seluruh proses selesai dan dinyatakan siap, keempatnya baru diperkenalkan kepada pengunjung,” jelas Nurika.

Kehadiran Aldabra juga menjadi bagian awal dari tindak lanjut kerja sama antara KBS dan iZoo. Kerja sama tersebut selanjutnya diarahkan untuk mendatangkan sejumlah satwa lain dari Jepang, termasuk monyet Jepang, jerapah, dan panda merah.

“Hadirnya kura-kura Aldabra bukan sekadar menambah daftar koleksi. Satwa tersebut menjadi wajah baru koleksi KBS sekaligus membuka kesempatan bagi masyarakat Surabaya untuk mengenal secara langsung salah satu kura-kura darat terbesar di dunia,” pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
  • Mesin Produksi Kembali Panas! BI Sebut Industri Pengolahan Tumbuh di Awal 2026
    Sebagai seseorang yang rutin mengikuti perkembangan sektor pengolahan, ...
  • Badan Pusat Statistik: Harga Beras Premium dan Medium Kompak Naik pada Agustus
    Informasi yang sangat komprehensif terkait laporan BPS bulan ...
  • Warga Asing Asal Aljazair Ini Bikin Geger, Lakukan Ritual Berendam di Danau Sunter
    Dia sedang melakukan ritual/ibadah sesuai kepercayaannya, knp kalian ...
Daerah
Embung Sebayar Jadi Sumber ...
Megapolitan
Al Azhar Galang Donasi untu...

Edukasi bahaya mikroplastik

50 menit yang lalu | Wahyu AP

Rona
Edukasi bahaya mikroplastik
Luar Negeri
Bento Beku Makin Populer di...
Luar Negeri
Sengit dengan Tarif AS, Kan...
Ekonomi
Transaksi video commerce me...
Advertisement
Indonesia-Singapura Umumkan Penggunaan Mata Uang Lokal untuk Transaksi Bilateral

Indonesia-Singapura Umumkan Penggunaan Mata Uang Lokal untuk Transaksi Bilateral

01 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.