Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hujan Ekstrem Kepung Fukui, Status Bahaya Tingkat Tertinggi Diberlakukan

📅 Senin, 31 Agu 2026, 16:03 WIB | Oleh:
Hujan Ekstrem Kepung Fukui, Status Bahaya Tingkat Tertinggi Diberlakukan Doc: AFP/Philip FONG

TOKYO - Badan cuaca Jepang pada Minggu (30/8) mengeluarkan peringatan darurat tingkat tertinggi terkait hujan lebat untuk sejumlah area di Prefektur Fukui, Jepang tengah, di tengah laporan tentang tanah longsor dan kendaraan yang terjebak di jalan-jalan yang terendam banjir.

Badan Meteorologi Jepang (Japan Meteorological Agency/JMA) mengeluarkan peringatan darurat Level 5 untuk kota Fukui, Ono, dan Katsuyama, memperingatkan bahwa bencana sedang terjadi atau sangat mungkin terjadi.

Dalam kurun waktu 24 jam hingga Minggu (30/8) pagi waktu setempat, Katsuyama, Sakai, dan Fukui mencatat curah hujan yang memecahkan rekor, yakni lebih dari 300 milimeter, menurut JMA.

Para pejabat badan cuaca mengimbau masyarakat untuk menerapkan kewaspadaan tertinggi terkait banjir di daerah dataran rendah, luapan sungai, dan tanah longsor. Masyarakat juga diimbau mewaspadai sambaran petir, tornado, dan angin kencang.

Rekaman langsung yang disediakan oleh Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang menunjukkan sungai-sungai yang meluap akibat hujan lebat, demikian dilaporkan Kyodo News.

Kementerian tersebut mungkin akan mengambil langkah darurat dengan melakukan pelepasan air dari sebuah bendungan di Sakai untuk menyediakan ruang tambahan seiring meningkatnya permukaan air, menurut laporan itu. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Luar Negeri
Mayoritas Warga Islandia Og...
Luar Negeri
Jerman Mulai Resah, Pengaru...
Advertisement
Gunung Sinabung Erupsi, Kolom Abu Capai 3.500 Meter dan Bergerak ke Timur-Tenggara

Gunung Sinabung Erupsi, Kolom Abu Capai 3.500 Meter dan Bergerak ke Timur-Tenggara

31 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.