Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tekan Pengangguran, Pemkab Pasuruan Gelar Pelatihan Singkat

2 Selasa, 22 Sep 2026, 06:32 WIB | Oleh:
Tekan Pengangguran, Pemkab Pasuruan Gelar Pelatihan Singkat Tekan Pengangguran, Pemkab Pasuruan Gelar Pelatihan Singkat Doc: antara foto
Ket. Pelatihan singkat berbasis penempatan industri demi menekan angka pengangguran di Pasuruan, Jatim.

PASURUAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan, Jawa Timur, menggelar pelatihan singkat berbasis penempatan industri demi menekan angka pengangguran di daerah setempat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasuruan Yudha Triwidya Sasongko di Pasuruan, Senin (21/9), menyatakan program yang digelar Dinas Ketenagakerjaan setempat  menggunakan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Kabupaten Pasuruan 2026 serta bekerja sama dengan PT Berkat Ganda Sentosa.

"Begitu selesai pelatihan, maka langsung diterima bekerja di perusahaan," kata Yudha.

Ia mengatakan pelatihan singkat dirancang dengan durasi lebih singkat dibandingkan pelatihan reguler, dengan materi yang dipadatkan dan disesuaikan kebutuhan industri, termasuk praktik langsung di tempat kerja.

Sebanyak 128 peserta mengikuti program yang terbagi dalam delapan gelombang, masing-masing gelombang diikuti16 peserta dengan instruktur dari Balai Latihan Kerja Pandaan dan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Sidoarjo.

Yudha turut mengajak perusahaan lain untuk berkolaborasi dengan Pemkab Pasuruan demi mengembangkan pelatihan berbasis penempatan sehingga masyarakat memperoleh keterampilan sekaligus akses langsung menuju dunia kerja.

Sementara itu Manajer Sumber Daya Manusia PT Berkat Ganda Sentosa Wahyu Budi Prianto menyambut positif dan menilai program tersebut dapat memperkuat kolaborasi pemerintah daerah dan dunia industri dalam memperluas penyerapan tenaga kerja lokal.

Wahyu menyatakan perusahaan sepatu tersebut membutuhkan sekitar 350 pekerja yang dapat dipenuhi sebanyak 50 persen kuota dengan adanya pelatihan tersebut.

"Kami ingin merangkul bersama, karena lapangan pekerjaan di Pasuruan harus dioptimalkan sehingga serapan tenaga kerja bisa maksimal bekerja di wilayah sendiri," kata Wahyu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Perempuan Disiapkan Kredit Rp2,6 Triliun dengan Bunga Tetap

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perempuan Disiapkan Kredit ...

Memerangi Berita Bohong Menjadi Tugas Bersama

51 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Memerangi Berita Bohong Men...
Megapolitan
Program Bedah Rumah Merah P...

Telkom Percepat Adopsi AI di Segmen Enterprise

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Ekonomi
Telkom Percepat Adopsi AI d...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.