Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

APH dan Pemdes Jaga Perairan di Donggala dari Penangkapan Ikan Ilegal

📅 Selasa, 22 Sep 2026, 15:21 WIB | Oleh:
APH dan Pemdes Jaga Perairan di Donggala dari Penangkapan Ikan Ilegal Doc: ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi
Ket. Babinsa Malonas, kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala mengamankan pelaku diduga melakukan tindakan illegal fishing di Donggala, Sulteng.

DONGGALA -- Aparat penegak hukum (APH) di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) yakni TNI dan Polri dengan melibatkan pemerintah desa memperketat pengawasan perairan di daerah tersebut untuk meminimalisir praktik penangkapan ikan secara ilegal dan merusak lingkungan di laut.

"Tim gabungan berhasil menggagalkan aksi pengemboman ikan di kawasan perairan Desa Malonas, Kecamatan Dampelas yang dilakukan oleh lima orang warga setempat," kata Danramil 1306-15/Damsol Kapten Inf Muzakir Djahum di Donggala, Selasa.

Ia mengemukakan warga yang melakukan tindakan penangkapan ikan secara ilegal dan berpotensi merusak habitat laut masing-masing berinisial B dan I merupakan warga Desa Rerang, S dan A adalah warga Desa Sibayu, serta A warga Desa Malino.

"Sebanyak set bom ikan rakitan kami sita termasuk dua unit perahu yang diduga akan digunakan pada aktivitas penangkapan ikan secara ilegal tersebut," ucapnya.

Menurut dia, penggunaan bahan peledak untuk menangkap ikan dapat merusak ekosistem laut, termasuk terumbu karang dan berpotensi merugikan nelayan yang menggantungkan penghasilan dari sumber daya laut.

"Saat ini pelaku dan barang bukti sudah kami serahkan ke Polsek Damsol untuk selanjutnya menjalani proses hukum lebih lanjut," sebutnya.

Ia menuturkan agar masyarakat khususnya yang bekerja sebagai nelayan untuk tidak menggunakan cara-cara penangkapan ikan yang merusak lingkungan seperti bahan peledak maupun bahan berbahaya lainnya.

Muzakir menjelaskan bahwa aktivitas penangkapan ikan dengan cara ilegal tidak hanya berpotensi melanggar hukum, tetapi juga bisa menyebabkan kerusakan ekosistem laut dan mengancam keberlanjutan sumber daya perikanan di wilayah tersebut.

"Ke depan tim gabung terdiri dari TNI dan Polri ini akan terus melakukan pengawasan terhadap aktivitas penangkapan ikan di wilayah perairan Dampelas," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Megapolitan
Pemkab Bekasi Perbanyak PJU...
Advertisement
Banjir Bandang Terjang Arosuka, Jalan Solok-Padang Putus Sementara.

Banjir Bandang Terjang Arosuka, Jalan Solok-Padang Putus Sementara.

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.