Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

12.589 Kasus ISPA selama September 2026 di Palembang

📅 Selasa, 22 Sep 2026, 15:24 WIB | Oleh:
12.589 Kasus ISPA selama September 2026 di Palembang Doc: ANTARA/Edo Purmana
Ket. Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, Fenty Aprina.

PALEMBANG -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang, Sumatera Selatan selama periode September 2026 menangani sebanyak 12.589 kasus penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat kabut asap.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, Fenty Aprina di Palembang, Selasa mengatakan bahwa dampak kabut asap mulai terasa pada sektor kesehatan di mana jumlah pasien penyakit ISPA di 30 rumah sakit dan puskesmas di wilayah setempat mengalami peningkatan.

"Selama periode 1-21 September 2026 saja tercatat sebanyak 12.589 kasus ISPA yang kami tangani," katanya.

Dia mengatakan, penyakit tersebut menyerang semua kelompok usia mulai dari pasien anak-anak hingga masyarakat lanjut usia yang menjalani perawatan di seluruh puskesmas di Kota Palembang.

"Alhamdulillah kabar baiknya tidak ada pasien yang meninggal dunia akibat ISPA," jelasnya.

Dia menjelaskan, penyakit ISPA merupakan infeksi akut yang menyerang satu komponen saluran pernafasan tepatnya di bagian atas seperti hidung, sinus, faring dan laring.

Penyakit ini sangat mudah menular dan bisa dialami oleh semua kalangan, khususnya para lansia dan anak-anak apalagi saat musim kemarau karena banyak debu beterbangan yang memicu ISPA mudah menyebar luas.

Sebagai upaya pencegahan, kata dia, saat ini pihaknya menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta selalu menjaga lingkungan sekitar agar tetap bersih.

Dinas Kesehatan Kota Palembang juga menggencarkan pembagian masker secara gratis kepada masyarakat di wilayah itu.

"Selam musim kemarau ini masyarakat kami minta untuk menggunakan masker sebagai cara yang efektif agar terhindar dari penyebaran ISPA, terutama saat musim kemarau," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...

Mobil Ugal-ugalan Sasak Deretan Sepeda Motor di Kembangan

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Mobil Ugal-ugalan Sasak Der...
Daerah
ITS Kembangkan AI untuk Det...
Megapolitan
Pemkab Bekasi Perbanyak PJU...
Advertisement
Banjir Bandang Terjang Arosuka, Jalan Solok-Padang Putus Sementara.

Banjir Bandang Terjang Arosuka, Jalan Solok-Padang Putus Sementara.

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.