Djokovic Tersingkir Mengejutkan di Babak Pertama US Open, Masalah Fisik Kembali Menghantui
📅 Senin, 31 Agu 2026, 18:18 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraNEW YORK, AMERIKA SERIKAT — Novak Djokovic mengalami salah satu kekalahan paling mengejutkan dalam kariernya setelah tersingkir pada babak pertama US Open 2026. Petenis Serbia itu takluk dari wakil Argentina, Mariano Navone, dalam pertarungan lima set yang berlangsung selama 4 jam 36 menit.
Navone, yang berstatus unggulan non-unggulan dan berada di peringkat 49 dunia, menundukkan Djokovic dengan skor 7-6 (7-5), 5-7, 4-6, 6-2, 6-1 di Arthur Ashe Stadium, Senin (31/8).
Kekalahan tersebut sekaligus mengakhiri ambisi Djokovic memburu gelar Grand Slam ke-25, sekaligus menjadi kekalahan paling awalnya di turnamen Grand Slam dalam 20 tahun terakhir. Sebelum pertandingan ini, Djokovic tidak pernah tersingkir pada babak pertama Grand Slam sejak kekalahan dari Paul Goldstein di Australian Open 2006.
Lebih mengejutkan lagi, Djokovic untuk pertama kalinya dalam kariernya tersingkir pada babak pertama US Open.
Namun, persoalan terbesar Djokovic malam itu bukan semata permainan Navone. Kondisi fisik menjadi hambatan serius bagi juara US Open empat kali tersebut.
Djokovic beberapa kali muntah di lapangan. Ia juga mengalami kram, nyeri punggung, serta masalah pada bahu yang membuat pergerakannya semakin terbatas memasuki set-set terakhir. Setelah pertandingan, Djokovic mengakui bahwa persoalan fisik semacam itu telah mengganggunya hampir sepanjang musim ini.
“Ini sesuatu yang sayangnya saya alami hampir di setiap pertandingan tahun ini. Muntah, kemudian seluruh tubuh saya mulai seperti kolaps, mengalami kram dan rasa sakit.”
Djokovic bahkan mengaku belum mengetahui secara pasti solusi atas persoalan tersebut.
“Saya hanya berusaha mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi dan seberapa jauh saya masih bisa bermain dengan kondisi seperti ini,” ujarnya.
Djokovic sebenarnya sempat menunjukkan karakter juaranya. Setelah kehilangan set pertama melalui tie-break, ia bangkit untuk merebut set kedua 7-5.
Pada set ketiga, Djokovic kembali menemukan momentum. Ia mematahkan servis Navone pada gim kesembilan untuk unggul 5-4, kemudian menutup set dengan kemenangan 6-4.
Situasi semakin menjanjikan bagi Djokovic ketika ia kembali melakukan break pada gim ketiga set keempat untuk memimpin 2-1. Sebuah pukulan backhand menyilang garis menjadi salah satu momen terbaiknya dalam pertandingan. Tetapi setelah itu, tubuh Djokovic tidak mampu mengikuti keinginannya.
Navone menyapu lima gim berikutnya. Djokovic yang semakin kelelahan akhirnya kehilangan set keempat 2-6 dan harus memainkan set penentuan.
Sebelum set kelima dimulai, Djokovic meminta medical timeout. Tim medis memberikan perawatan pada bagian punggungnya dan memberikan obat. Namun, kondisi tersebut tidak cukup untuk mengembalikan performanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!