Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pulau Penyengat Kepri Segera Dipoles! Akses Wisata Sejarah & Religi Diperbaiki

3 Senin, 31 Agu 2026, 18:44 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Pulau Penyengat Kepri Segera Dipoles! Akses Wisata Sejarah & Religi Diperbaiki Pulau Penyengat Kepri Segera Dipoles! Akses Wisata Sejarah & Religi Diperbaiki Doc: istimewa
Ket. Kawasan Cagar Budaya Nasional Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau resmi masuk daftar prioritas penataan Kementerian Pekerjaan Umum tahun 2026-2027

TANJUNGPINANG — Kawasan Cagar Budaya Nasional Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau resmi masuk daftar prioritas penataan Kementerian Pekerjaan Umum tahun 2026-2027.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan, penataan ini bertujuan memperkuat daya tarik wisata sejarah, budaya, dan religi Pulau Penyengat dengan akses serta fasilitas yang lebih baik.

"Kita dukung penuh, karena Pulau Penyengat punya histori panjang dalam perjalanan bangsa Indonesia. Pembangunan infrastruktur di sini jadi salah satu prioritas kita pada 2026 dan 2027," ujar Menteri Dody saat meninjau langsung lokasi pada Minggu (30/8).

Dukungan tersebut diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur pendukung, mulai dari renovasi Balai Adat beserta pelatarannya, hingga perbaikan Dermaga/Pelantar Kuning Pulau Penyengat dari sisi Tanjungpinang dan sisi Penyengat.

Sebelumnya pada 2025, Kementerian PU telah menuntaskan penataan Pelataran Plaza Tamadun Melayu, Pelataran Balai Adat Indera Perkasa, serta peningkatan jalan lingkungan. Pekerjaan meliputi pelebaran koridor, jalur pejalan kaki, perbaikan drainase, penyediaan utilitas, shelter, dan ruang terbuka publik.

Penataan diarahkan agar kawasan permukiman lebih tertata dan wisatawan lebih nyaman mengunjungi situs sejarah yang tersebar di pulau.

Untuk periode 2026-2027, sejumlah titik kembali menjadi fokus. Balai Adat akan ditata ulang, Masjid Sultan Riau akan dicat ulang, dan Pelantar Kuning diperbaiki dari dua sisi. Mengingat akses ke pulau menggunakan transportasi laut, penataan dermaga akan dikoordinasikan juga dengan Kementerian Perhubungan.

Menteri Dody juga meminta Pemkot Tanjungpinang menjaga aset hasil penataan yang sudah diserahterimakan melalui hibah BMN.  

“Pemeliharaan perlu dilakukan agar aset bisa berfungsi berkelanjutan, memberi manfaat bagi masyarakat, dan mendukung pengembangan pariwisata Pulau Penyengat,” tegasnya. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Momen Haru Warga Jakut Teri...
Nasional
Polri Mutasi 264 Perwira Ti...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mabes Polri Belum Beri Penjelasan Isu Penangkapan Jenderal dan Petinggi Polri lainnya   

Mabes Polri Belum Beri Penjelasan Isu Penangkapan Jenderal dan Petinggi Polri lainnya  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.