Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gunung Sinabung Erupsi! Status Naik Jadi Siaga, Hujan Abu Vulkanik Mengarah ke Berastagi

📅 Senin, 31 Agu 2026, 19:05 WIB | Oleh:
Gunung Sinabung Erupsi! Status Naik Jadi Siaga, Hujan Abu Vulkanik Mengarah ke Berastagi Doc: BPBD Kabupaten Karo
Ket. Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengalami erupsi pada Senin (31/8) sekitar pukul 12.00 WIB. Kolom erupsi teramati mencapai sekitar 3.500 meter di atas puncak atau sekitar 5.960 meter di atas permukaan laut (mdpl).

JAKARTA - Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengalami erupsi pada Senin (31/8) sekitar pukul 12.00 WIB. Kolom erupsi teramati mencapai sekitar 3.500 meter di atas puncak atau sekitar 5.960 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat adanya peningkatan aktivitas vulkanik yang cukup signifikan berdasarkan pemantauan visual dan rekaman instrumental. Kondisi tersebut membuat PVMBG menaikkan status Gunung Sinabung dari Level II atau Waspada menjadi Level III atau Siaga mulai Senin (31/8) pukul 12.30 WIB.

Berdasarkan pemantauan petugas di lapangan, abu vulkanik dari erupsi Gunung Sinabung cenderung bergerak ke arah timur-tenggara. Arah sebaran abu tersebut membuat wilayah Kota Berastagi menjadi salah satu kawasan yang berpotensi terdampak.

Untuk mengantisipasi dampak abu vulkanik terhadap kesehatan masyarakat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo dan Berastagi bersama sejumlah instansi terkait telah membagikan masker kepada warga di wilayah terdampak. Masyarakat diimbau menggunakan masker atau pelindung pernapasan ketika beraktivitas di luar ruangan selama kondisi abu vulkanik masih berlangsung.

BPBD Kabupaten Karo juga meminta masyarakat yang berada di zona bahaya untuk segera meninggalkan kawasan tersebut dan berpindah ke lokasi yang lebih aman. Imbauan tersebut dikeluarkan karena PVMBG menyebut erupsi yang terjadi masih merupakan erupsi awal dan terdapat kemungkinan aktivitas vulkanik berkembang menjadi lebih besar.

Hingga saat ini, pendataan terhadap korban jiwa maupun kerugian materiil akibat erupsi Gunung Sinabung masih dilakukan. Petugas juga terus memantau perkembangan aktivitas gunung untuk mengantisipasi perubahan kondisi yang dapat meningkatkan risiko bagi masyarakat.

Di sisi lain, Penetapan Status Transisi Darurat ke Pemulihan Bencana Erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo berdasarkan Nomor 361/559/BPBD/2026 masih berlaku. Status tersebut ditetapkan selama 90 hari, terhitung sejak 8 Juli hingga 5 Oktober 2026.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memantau perkembangan situasi. Koordinasi tersebut sekaligus dilakukan untuk mendukung penanganan dampak erupsi serta memastikan langkah mitigasi dapat dilakukan apabila terjadi peningkatan aktivitas.

Evaluasi tingkat aktivitas Gunung Sinabung dilakukan secara berkala oleh pihak berwenang. Evaluasi juga dapat dilakukan sewaktu-waktu apabila terdapat perubahan aktivitas gunung api yang signifikan.

BNPB mengimbau masyarakat, pengunjung, dan wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas di desa-desa yang telah direlokasi. Aktivitas juga dilarang dalam radius 3 kilometer dari puncak Gunung Sinabung serta radius sektoral 6 kilometer ke arah selatan-tenggara.

Masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di sekitar sungai yang berhulu di Gunung Sinabung juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya lahar. Warga di wilayah terdampak abu vulkanik diminta tetap tenang, menggunakan pelindung pernapasan, dan mengikuti setiap arahan dari pemerintah daerah serta instansi yang berwenang.

Kenaikan status menjadi Level III atau Siaga menunjukkan bahwa masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan aktivitas Gunung Sinabung. Pemerintah bersama petugas di lapangan akan terus melakukan pemantauan untuk memastikan informasi mengenai kondisi gunung api dapat segera disampaikan kepada masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
Trump Klaim Russia-Ukraina ...

Kabar Menggembirakan, Jantho Telah Melahirkan Bocah ke-12

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kabar Menggembirakan, Janth...

Kawasan Ala Myeongdong Korea Akan Hadir di Jakarta

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kawasan Ala Myeongdong Kore...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.