Suasana Banyumasan Hadir di Tanabambu, Obati Rindu Perantau di Jabodetabek
📅 Minggu, 30 Agu 2026, 14:05 WIB | Oleh: Haryo BronoBOGOR – Kerinduan masyarakat Banyumas Raya yang tinggal di wilayah Jabodetabek terhadap kampung halaman coba dihadirkan melalui Pesta Rakyat Banyumas di Tanabambu, Jalan Letda Nasir 36A, Desa Nagrak, Gunung Putri, Kabupaten Bogor.
Mengusung tema “Guyub Rukun Sesarengan”, kegiatan tersebut memadukan kuliner tradisional, seni budaya, gelar budaya, perlombaan, serta bazar UMKM Banyumasan. Rangkaian acara yang semula dijadwalkan berlangsung sepanjang Agustus 2026 diperpanjang hingga 30 September 2026 karena mendapat antusiasme positif dari pengunjung.
Pesta Rakyat Banyumas terbuka bagi masyarakat umum tanpa tiket masuk, termasuk untuk menikmati kawasan Kampung Jawa Tanabambu.
Bagi masyarakat Banyumas Raya yang tinggal di perantauan, kegiatan ini menjadi ruang untuk kembali menikmati sejumlah elemen yang lekat dengan daerah asal, mulai dari makanan tradisional, kesenian, hingga suasana kebersamaan.
“Pesta Rakyat Banyumas kami hadirkan bukan hanya sebagai sebuah event, tetapi sebagai ruang untuk menghadirkan kembali rasa kampung halaman. Kami ingin masyarakat Banyumas Raya di Jabodetabek bisa berkumpul, menikmati makanan yang familiar, melihat kesenian yang mengingatkan mereka pada rumah, dan merasakan kembali suasana guyub dan rukun,” ujar Jeje, perwakilan Tanabambu, di Tanabambu, pada hari Sabtu (29/8/2026).
Menghadirkan Kuliner Banyumasan
Kuliner menjadi salah satu bagian utama dalam Pesta Rakyat Banyumas. Sejumlah makanan dan minuman khas Banyumasan disajikan untuk memperkenalkan cita rasa daerah tersebut kepada pengunjung.
Beberapa hidangan yang tersedia antara lain sroto, mendoan, dawet, getuk, pecel, serabi, serta berbagai makanan tradisional lainnya.
Pada hari kerja, pengunjung dapat menikmati sejumlah kuliner seperti dawet, getuk, dan serabi. Sementara pada akhir pekan, pilihan kuliner bertambah dengan hadirnya bazar UMKM Banyumasan. Sekitar 10–15 pelaku UMKM dari masyarakat Banyumas Raya turut berpartisipasi.
Selain memperkaya pilihan produk yang tersedia, kehadiran UMKM tersebut menjadi kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk mereka kepada konsumen di Jabodetabek.
Pesta Rakyat Banyumas dengan demikian tidak hanya menjadi kegiatan budaya, tetapi juga menjadi ruang promosi bagi produk dan usaha masyarakat Banyumas Raya yang berada di perantauan.
Calung hingga Ebeg Banyumasan
Suasana Banyumasan juga diperkuat dengan pertunjukan sejumlah kesenian tradisional. Pementasan terutama digelar setiap Sabtu dengan melibatkan komunitas seni, paguyuban, dan sanggar dari kawasan Jabodetabek.
Sejumlah kesenian yang ditampilkan mencakup Calung, Ebeg Banyumasan, sendratari, keroncongan, serta kesenian tradisional lainnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!