Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

OutSystems Perluas Solusi AI untuk Percepat Proses Kredit Perbankan

📅 Jumat, 28 Agu 2026, 17:25 WIB | Oleh:
OutSystems Perluas Solusi AI untuk Percepat Proses Kredit Perbankan Doc: Istimewa
Ket. OutSystems memperluas portofolio Agentic Industry Solutions untuk sektor perbankan melalui peluncuran Agentic Loan Applications. Solusi ini dirancang untuk menggabungkan aplikasi nasabah, governed agents, dan deterministic workflows dalam satu sistem yang dapat disesuaikan dengan produk, kebijakan, serta sistem perbankan yang telah digunakan.

JAKARTA – OutSystems memperluas portofolio Agentic Industry Solutions untuk sektor perbankan melalui peluncuran Agentic Loan Applications. Solusi ini dirancang untuk menggabungkan aplikasi nasabah, governed agents, dan deterministic workflows dalam satu sistem yang dapat disesuaikan dengan produk, kebijakan, serta sistem perbankan yang telah digunakan.

Agentic Loan Applications memungkinkan teknologi agen AI terhubung dengan infrastruktur perbankan yang sudah tersedia. Dengan memperoleh konteks operasional seperti kebijakan internal, sistem, serta hubungan antar sistem bank, agen dapat menjalankan tugas secara lebih efisien dan akurat tanpa mengambil alih kendali bank dalam proses pengambilan keputusan kredit.

Pengembangan solusi tersebut hadir di tengah meningkatnya pemanfaatan AI oleh industri perbankan. Meski demikian, bank tetap menghadapi tuntutan untuk menghasilkan dampak bisnis yang terukur dari investasi AI, khususnya melalui penerapannya pada perjalanan nasabah yang dapat memberikan manfaat nyata.

Di sisi lain, penerapan AI di sektor keuangan harus berjalan beriringan dengan kebutuhan tata kelola dan kepatuhan. Institusi perbankan juga membutuhkan sistem yang mampu menyediakan jejak audit serta memastikan adanya pengawasan manusia terhadap proses yang memiliki risiko tinggi.

Proses pengajuan kredit di sejumlah institusi masih menghadapi berbagai hambatan operasional. Pengisian formulir yang panjang, pengumpulan dokumen secara manual, penginputan data berulang, hingga perpindahan proses antarunit yang terfragmentasi dapat memperlambat pekerjaan petugas kredit dan meningkatkan risiko nasabah menghentikan pengajuan.

CPTO OutSystems Luis Blando mengatakan, bank membutuhkan sistem AI yang terintegrasi dengan alur kerja, bukan sekadar agen yang bekerja secara terpisah.

“Bank tidak membutuhkan lebih banyak agen yang berdiri sendiri. Mereka membutuhkan sistem agentik bertata kelola yang dapat meningkatkan pengalaman nasabah sekaligus memenuhi kebutuhan penelaahan risiko,” ujarnya.

Menurut Luis, OutSystems menempatkan agen AI ke dalam alur kerja yang dapat diaudit. Pendekatan tersebut memungkinkan bank menerapkan AI pada proses kredit yang kompleks sekaligus mempertahankan tingkat pengawasan yang dibutuhkan oleh industri yang memiliki regulasi ketat.

Agentic Loan Applications merupakan salah satu penerapan pendekatan governed agents OutSystems dalam proses pengajuan kredit konsumen. Solusi ini dibangun di atas OutSystems Agentic Systems Platform dan telah digunakan oleh sejumlah institusi keuangan, termasuk KeyBank, Paragon Bank, dan Axos Bank.

Business Technology Executive KeyBank Mike Reynolds menilai kebutuhan terhadap tata kelola menjadi semakin penting seiring pesatnya perkembangan AI. “Seiring cepatnya adopsi AI, bank membutuhkan visibilitas penuh mengenai bagaimana solusi agentik dibangun, data apa yang dapat mereka akses, dan bagaimana solusi tersebut digunakan,” kata Reynolds.

Agentic Loan Applications mengintegrasikan aplikasi berbasis seluler dan web, model data, agen bertata kelola, serta alur kerja deterministik. Kombinasi tersebut ditujukan untuk membantu bank menangani berbagai pekerjaan manual dan berbasis dokumen dalam rangkaian proses kredit konsumen.

Salah satu kemampuan yang ditawarkan adalah proses pengajuan kredit terpandu dengan dukungan agen. Teknologi tersebut dapat membantu mengumpulkan dan memverifikasi dokumen, melakukan pemeriksaan identitas dan sanksi, serta menyusun berkas pengajuan sebelum diteruskan ke sistem originasi kredit milik bank.

OutSystems juga menerapkan proses evaluasi terhadap agen sebelum teknologi tersebut digunakan dalam lingkungan produksi. Pengujian dilakukan melalui puluhan evaluasi yang mencakup relevansi, akurasi, hingga perlindungan informasi pribadi atau PII.

Evaluasi juga dilakukan kembali ketika terdapat perubahan pada model, prompt, maupun perangkat yang digunakan. Langkah tersebut bertujuan memastikan agen tetap bekerja sesuai batasan dan parameter yang telah ditetapkan oleh institusi keuangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Setop Impor Agar Petani Tebu Termotivasi Meningkatkan Produktivitas
    Preview komentar:
    Sebagai praktisi di industri pengolahan pangan, saya sangat ...
  • Tak Bisa Jalan Sendiri, Industri Besar Diminta Angkat IKM dan UMKM
    Preview komentar:
    Transformasi pendekatan CSR dari yang sekadar bantuan konsumtif ...
  • Kebergantungan Impor Naptha Bikin Industri RI Rawan Kena Guncangan Harga Global
    Preview komentar:
    Kenaikan harga bahan baku di sektor hulu akibat ...
Event Akhir Pekan Jakarta 29-30 Agustus 2026: Dari Pameran FLONA Hingga Pertunjukan Balet

Event Akhir Pekan Jakarta 29-30 Agustus 2026: Dari Pameran FLONA Hingga Pertunjukan Balet

28 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.