Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Potensi Awan Hujan Riau 30 Agustus-1 September, Menhut Raja Antoni Minta OMC Dimaksimalkan.

📅 Jumat, 28 Agu 2026, 16:47 WIB | Oleh:
Potensi Awan Hujan Riau 30 Agustus-1 September, Menhut Raja Antoni Minta OMC Dimaksimalkan. Doc: Kementerian Kehutanan
Ket. Menhut Raja Antoni Minta OMC Dimaksimalkan. Potensi Awan Hujan Riau 30 Agustus-1 September, untuk Tekan Karhutla.

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni meminta potensi awan hujan di Riau pada 30 Agustus hingga 1 September dimaksimalkan untuk Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Hal itu disampaikan Menhut Raja Antoni saat rapat koordinasi (rakor) usai meninjau penanganan Karhutla di Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, Kamis (28/8/2026). Rakor tersebut dihadiri Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Plt Gubernur Riau S.F. Hariyanto, Pangdam XIX/TT Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo, TA BNPB Brigjen TNI Mohammad Syech Ismed, serta jajaran terkait.

20260828164524_Menhut-Raja_Riau_2.jpg

“Kita bersyukur potensi awan hujan di Riau ini masih ada, di Kalteng di Kalbar sulit sekali, tapi kita ada potensi di tanggal 30, 31 dan tanggal 1 dan itu bisa akan meliputi seluruh Riau,” kata Menhut Raja Antoni.

Adanya potensi awan hujan ini disampaikan langsung oleh Keplaa Badan Meteorologi Klomatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru Warjono dalam rakor. Menhut Raja Antoni mengatakan dirinya telah berkoordinasi dengan Kepala BNPB dan BMKG agar setiap potensi awan hujan dapat dimanfaatkan untuk OMC.

“Saya sudah sepakati dengan Kepala BNPB dan BMKG, sekecil apapun potensi awan hujan yang bisa kita maksimumkan, kita maksimumkan,” ujarnya.

Menurut Menhut Raja Antoni, hujan menjadi faktor penting dalam upaya penanganan Karhutla. Karena itu, potensi awan hujan yang tersedia perlu dimanfaatkan untuk membantu tim di lapangan.

20260828164623_Menhut-Raja_Riau.1.jpg

“Karena kita tahu yang paling efektif untuk memadamkan karhutla ini hujan, sementara water bombing maupun pasukan darat itu adalah pilihan kedua dan ketiga,” kata Menhut Raja Antoni.

Menhut Raja Antoni juga meminta dukungan operasional agar pelaksanaan OMC tidak terkendala. Ia juga meminta agar Airport di Riau tetap beroperasi saat malam hari bila awan hujan berada di malam hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Luar Negeri
Russia Risau Finlandia Mula...

Keseruan Jatinangor Music Fest Makin Lengkap Bareng BNI

20 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
Keseruan Jatinangor Music F...

Kanada Pastikan Tak Bisa Bergabung dengan Uni Eropa

32 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Kanada Pastikan Tak Bisa Be...
Advertisement
Kejutan dari Soft Tenis! Beregu Putra Indonesia Sukses Sumbang Medali Perunggu

Kejutan dari Soft Tenis! Beregu Putra Indonesia Sukses Sumbang Medali Perunggu

20 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.