Belitung Diprakirakan BMKG Berpotensi Alami Musim Kemarau hingga November 2026
📅 Jumat, 28 Agu 2026, 17:33 WIB | Oleh: OpikTANJUNGPANDAN - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim kemarau di wilayah Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, berpotensi berlangsung lebih panjang hingga dasarian II November 2026 akibat pengaruh fenomena El Niño.
Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas III H. AS Hanandjoeddin, Salsa Nur Aqila di Tanjungpandan, Jumat mengatakan bahwa berdasarkan prakiraan musim kemarau tahun ini sejatinya diprakirakan mulai berakhir pada dasarian III Oktober.
"Namun, terdapat kemungkinan musim kemarau berlangsung lebih panjang hingga dasarian II November," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menjelaskan, hal ini antara lain dipengaruhi oleh kondisi El Niño yang diprediksi masih berlangsung hingga awal 2027, serta karakteristik musim kemarau tahun ini yang cenderung lebih panjang dan lebih kering dibandingkan kondisi normalnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menjelaskan, kondisi tersebut berpotensi menyebabkan curah hujan di wilayah Belitung masih tergolong rendah, terutama hingga September mendatang yang masih didominasi cuaca panas dan kering.
Dalam hubungan dengan itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan tubuh dengan mencukupi kebutuhan cairan, menggunakan pelindung diri seperti sunscreen saat beraktivitas di luar ruangan, serta menghemat penggunaan air bersih.
Selain itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan tidak melakukan pembakaran sampah, tidak membuka lahan dengan cara dibakar, serta tidak membuang puntung rokok sembarangan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!