Pesawat Militer Russia Terbang Dekati Wilayah Korsel
📅 Kamis, 27 Agu 2026, 02:15 WIB | Oleh: Tim PenulisSEOUL - Korea Selatan (Korsel) pada Rabu (25/8) mengatakan bahwa mereka telah mengerahkan jet tempur sebagai respons terhadap sejumlah pesawat militer Russia yang memasuki zona pertahanan udaranya, yang merupakan pelanggaran kedua dalam beberapa pekan terakhir.
Hubungan antara kedua negara memburuk sejak Korsel bergabung dengan sanksi Barat setelah invasi Russia ke Ukraina, dan sejak Moskwa menjalin hubungan yang lebih kuat dengan Korea Utara (Korut).
Kementerian Pertahanan Korsel mengatakan sejumlah pesawat Russia telah memasuki dan kemudian meninggalkan zona identifikasi pertahanan udaranya di atas Laut Timur, yang juga disebut Laut Jepang.
"Militer Korsel mendeteksi pesawat Russia sebelum mereka memasuki zona tersebut dan mengerahkan jet tempur angkatan udara untuk bersiap menghadapi kemungkinan apa pun," demikian pernyataan Kemenhan Korsel tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Pesawat Russia tersebut tidak melanggar wilayah udara Korsel, imbuh pernyataan kementerian itu.
Zona identifikasi pertahanan udara bukanlah wilayah udara kedaulatan, melainkan area penyangga di mana negara-negara mewajibkan pesawat asing untuk mengidentifikasi diri mereka untuk tujuan keamanan.
Pesawat militer umumnya diharapkan untuk memberitahu negara terkait sebelum memasuki zona wilayahnya, meskipun tidak ada kewajiban hukum untuk melakukannya.
Pada akhir Juni lalu, lebih dari 10 pesawat militer Tiongkok dan Russia memasuki zona pertahanan udara Korsel. Kementerian Pertahanan Tiongkok mengatakan pada saat itu bahwa pasukan Tiongkok dan Russia telah melakukan patroli udara strategis di atas Laut Jepang, Laut Tiongkok Timur, dan Samudra Pasifik bagian barat.
Kementerian Pertahanan Russia mengatakan patroli tersebut merupakan bagian dari rencana kerja sama militer normal dan tidak ditujukan terhadap negara ketiga. Namun Korsel tetap menyampaikan protes kepada Beijing dan Moskwa serta menuntut langkah-langkah untuk mencegah terulangnya kejadian serupa. AFP/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!