Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Prabowo Ingin RI ikut Bangun Jet Tempur Generasi 5.0 Turki

📅 Jumat, 11 Apr 2025, 05:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Prabowo Ingin RI ikut  Bangun Jet Tempur Generasi 5.0 Turki Doc: Antara
Ket. Presiden Prabowo Subianto (kiri) berjabat tangan dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (kanan) usai menyaksikan penandatanganan memorandum dan kerjasama di Istana Kepresidenan Turki, Ankara, Turki, Kamis (10/4).

Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan keinginannya kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan untuk mengikutsertakan industri pertahanan Indonesia dalam proyek pengembangan jet tempur generasi 5.0 Turki, “Kaan” yang saat ini dibangun oleh Turkish Aerospace Industries (TAI).

Keinginan joint-development Kaan itu disampaikan oleh Presiden Prabowo saat menyampaikan pernyataan bersama (joint statement) dengan Presiden Erdogan selepas keduanya bertemu empat mata dan memimpin pertemuan bilateral antara Pemerintah RI dan Pemerintah Turki.

“Indonesia berkeinginan untuk ikut serta dalam kerja sama pengembangan jet tempur generasi ke-5 Kaan, dan juga pembangunan, pengembangan kapal selam bersama industri Turki,” kata Presiden Prabowo di saat menyampaikan pernyataan bersama di Istana Kepresidenan Turki, Ankara, Kamis (10/4) waktu setempat.

Presiden Prabowo juga menyebut Indonesia dan Turki juga sepakat untuk membentuk perusahaan patungan (joint-venture) antara perusahaan pertahanan Indonesia dan Turki.

Walaupun demikian, Presiden tidak menyebutkan lebih lanjut perusahaan pertahanan apa saja yang diproyeksikan untuk joint-venture. Presiden juga tidak menyebutkan proyek pengembangan kapal selam apa yang dibidik oleh Pemerintah RI.

Sementara itu, Kaan merupakan jet tempur generasi ke-5 yang saat ini dikembangkan oleh Turkish Aerospace Industries sejak 2010. Prototipe pertama jet tempur buatan dalam negeri (indigenous) Turki itu sukses menjalani uji terbang pertama dan keduanya pada 2024. Gelombang pertama produksi jet tempur Kaan direncanakan rampung pada 2028–2029 untuk Angkatan Udara Turki.

Presiden Prabowo, saat menyampaikan pernyataan bersama, menegaskan dirinya dan Presiden Erdogan sepakat untuk memperluas akses pasar, dan menghapus hambatan-hambatan dagang antara dua negara. Prabowo dan Erdogan juga langsung menginstruksikan menteri masing-masing agar segera merampungkan negosiasi preferential trade agreement (PTA), yang merupakan langkah awal menuju perjanjian ekonomi komprehensif (CEPA) Indonesia-Turki.

Presiden Prabowo dan Presiden Erdogan bertemu empat mata (tête-à-tête), kemudian keduanya memimpin pertemuan bilateral antara delegasi Pemerintah RI dan Pemerintah Turki. Hasil pertemuan itu yang kemudian disampaikan ke hadapan wartawan Istana Kepresidenan Turki dan beberapa wartawan Istana Kepresidenan Indonesia di Istana Kepresidenan Turki, Ankara.

Presiden Prabowo menyambangi Istana Kepresidenan Turki dalam rangka kunjungan kenegaraan balasan, setelah Presiden Erdogan berkunjung ke Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, 12 Februari 2025.

Dalam rangkaian pertemuan itu, delegasi Pemerintah RI yang mendampingi Presiden Prabowo, terdiri atas Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi, dan Duta Besar RI untuk Turki Achmad Rizal Purnama.

Presiden Erdogan juga didampingi oleh menteri-menterinya, salah satunya Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.