Belajar ke Tiongkok, Kejar Ketertinggalan dengan Prioritas Penguatan Ekonomi Desa
📅 Kamis, 27 Agu 2026, 03:10 WIB | Oleh: Tim Redaksi“Ada desa mempunyai kekuatan pertanian, perikanan, pariwisata, industri manufaktur, kelautan dan lain-lain perlu dikembangkan dengan strategi yang berbeda," katanya.
Pendekatan seperti itu penting agar desa mampu menyerap tenaga kerja lokal dan meningkatkan taraf hidup, sehingga warga tidak terdorong berbondong-bondong ke kota.
Suhartoko menilai konsistensi Tiongkok dalam penguatan pencapaian pengentasan kemiskinan dan revitalisasi pedesaan layak diapresiasi. Namun ia mengingatkan Indonesia perlu menyesuaikan dengan kondisi domestik.
“Kita harus belajar dari komitmen Tiongkok, tapi eksekusinya harus berbasis potensi lokal desa agar tidak menciptakan ketimpangan baru,” pungkasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!