Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

116.027 Warga dan 22.991 Rumah Terdampak Banjir di Kabupaten Banjar

📅 Minggu, 04 Jan 2026, 23:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
116.027 Warga dan 22.991 Rumah Terdampak Banjir di Kabupaten Banjar Doc: Antara

Banjar, Kalsel - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel) melaporkan 41.196 kepala keluarga (KK) atau 116.027 jiwa dan 22.991 rumah terdampak banjir di daerah itu.

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Banjar Yayan Daryanto menyampaikan hal itu saat mendampingi Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf meninjau lokasi banjir di Sungai Tabuk, Banjar, Minggu.

Berdasarkan laporan infografis per 4 Januari 205, BPBD Banjar mencatat beberapa kelompok rentan yang terdampak antara lain ibu hamil 272 orang, bayi (455), balita (1.521), anak-anak (2.380), disabilitas (275), dan lansia (2.911).

Fasilitas terdampak, meliputi 141 sekolah, 131 tempat ibadah, 18 gedung kantor, 96 unit fasilitas umum, 18 unit jembatan, dan 3.451 hektare sawah/kebun.

BPBD Banjar juga melaporkan 5.045 jiwa masih mengungsi hingga saat ini.

Ia mengatakan jika melihat kondisi awal, saat ini sudah mulai terjadi penurunan cakupan wilayah, dari awalnya 16 kecamatan terdampak menjadi 14 kecamatan, kemudian 10 kecamatan, dan sekarang tinggal delapan kecamatan.

Ia menjelaskan kondisi itu bersifat fluktuatif. Meskipun jumlah kecamatan berkurang, belum tentu jumlah warga terdampak ikut berkurang secara otomatis.

Menurut dia, hal ini dikarenakan perbandingan wilayah karena di daerah hulu mungkin terdampak sedikit, tetapi di daerah hilir hampir sepanjang sungai terdampak banjir semua wilayah.

Ia mengatakan bantuan hunian rumah sementara (huntara) dan hunian tetap bagi para korban akan dibahas karena hal itu bagian dari tahapan penanganan darurat.

“Nanti setelah masa darurat selesai, kami akan mendata. Kami akan melihat hasil asesmen dan penilaian di lapangan untuk menentukan apakah warga terdampak memerlukan huntara atau bentuk bantuan lainnya, termasuk penilaian terhadap kategori kerusakan rumah masing-masing,” ujar Yayan Daryanto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.