Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Perum Bulog Jamin Ketersediaan dan Kelancaran Distribusi Pangan di NTT

1 Rabu, 26 Agu 2026, 11:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Perum Bulog Jamin Ketersediaan dan Kelancaran Distribusi Pangan di NTT Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Perum Bulog Jamin Ketersediaan dan Kelancaran Distribusi Pangan di NTT Doc: ANTARA
Ket. Direktur Operasi Perum Bulog Andi Afdal melakukan pemantauan langsung proses pembongkaran beras mobilisasi nasional (Movenas) di Pelabuhan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

JAKARTA – Perum Bulog memastikan ketersediaan beras dan kelancaran distribusi pangan di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) tetap terjaga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat serta mendukung berbagai penugasan pemerintah.

“Kami memastikan proses mobilisasi dan pembongkaran beras berjalan dengan baik. Beras yang masuk akan kami kelola dan distribusikan sesuai kebutuhan, sehingga ketersediaan pangan masyarakat di NTT tetap terjaga,” kata Direktur Operasi Perum Bulog, Andi Afdal, dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (26/8).

Ia menyampaikan pihaknya telah melakukan pemantauan langsung proses pembongkaran beras mobilisasi nasional (Movenas) di Pelabuhan Labuan Bajo, NTT. Hingga saat ini, sebanyak 150 ton beras telah dibongkar di Pelabuhan Labuan Bajo.

"Monitoring dilakukan untuk memastikan proses bongkar muat berjalan dengan baik, sekaligus menjaga kualitas beras sebelum selanjutnya didistribusikan sesuai kebutuhan di lapangan," ujar dia.

Dalam melakukan pemantauan, Andi Afdal mengatakan dirinya didampingi Direktur Pemasaran Perum Bulog Rahmanto Amin Jatmiko, serta jajaran terkait yang terdiri atas Kepala Divisi Manajemen Logistik (Manlog), Kepala Divisi Umum, Kepala Divisi Pengadaan dan Pengelolaan Pangan (PPP), serta Pimpinan Cabang Bulog Ruteng.

Ia juga mengatakan monitoring dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan mobilisasi dan distribusi beras berjalan lancar sehingga kebutuhan masyarakat di NTT dapat terus terpenuhi.  

Lebih lanjut Andi mengatakan stok beras yang tersedia akan dioptimalkan untuk mendukung berbagai kebutuhan pangan masyarakat dan penugasan pemerintah, termasuk bantuan pangan, penanganan masyarakat terdampak bencana alam, serta pelaksanaan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Sementara itu, Direktur Pemasaran Perum Bulog Rahmanto Amin Jatmiko menegaskan pihaknya terus memastikan kelancaran distribusi pangan hingga ke wilayah yang membutuhkan.

Bulog terus melakukan koordinasi dan monitoring di lapangan agar beras yang tersedia dapat segera disalurkan sesuai kebutuhan.

"Dalam kondisi bencana, tentunya distribusi menjadi salah satu perhatian utama agar bantuan pangan dapat diterima masyarakat secara cepat dan tepat,” kata Rahmanto.

Untuk memperkuat ketersediaan pangan di wilayah NTT, Bulog memastikan stok beras saat ini mencapai sekitar 35 ribu ton. Selain itu, Bulog juga menyiapkan tambahan stok sekitar 40 ribu ton yang akan dimobilisasi secara bertahap dari sejumlah wilayah, termasuk Nusa Tenggara Barat (NTB), Sulawesi Selatan, dan Jawa Timur.

Penguatan stok tersebut merupakan langkah antisipatif Bulog untuk menjaga kecukupan pasokan sekaligus memberikan fleksibilitas dalam memenuhi berbagai kebutuhan pangan masyarakat dan penugasan pemerintah sesuai perkembangan kondisi di lapangan.

Sebelumnya, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan pihaknya akan memperkuat ketersediaan beras di NTT melalui tambahan pasokan yang dimobilisasi dari sejumlah wilayah. 

Dalam mendukung penanganan bencana di NTT, Bulog juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk memastikan bantuan pangan dapat disalurkan secara cepat, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Staf PBB Tewas dalam Tahana...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.