Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pak Kades Jadi Tersangka Pembunuhan, Dua Pelaku Lain Masih Buron

30 Rabu, 26 Agu 2026, 21:50 WIB | Oleh:
Pak Kades Jadi Tersangka Pembunuhan, Dua Pelaku Lain Masih Buron Pak Kades Jadi Tersangka Pembunuhan, Dua Pelaku Lain Masih Buron Doc: ANTARA/HO/Polres OKU Selatan
Ket. Polres OKU Selatan menggelar pres rilis penetapan oknum kades sebagai tersangka kasus pembunuhan, Rabu (26/8).

Muaradua, 26/8 (ANTARA) - Satreskrim Polres Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan, menetapkan SDI, oknum Kepala Desa (kades) Sukabumi sebagai tersangka kasus pembunuhan terhadap korban Suhendra (49) untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kasat Reskrim Polres OKU Selatan AKP Aston L Sinaga dalam keterangan yang diterima di Palembang, Rabu mengatakan peristiwa pengeroyokan hingga korban meninggal dunia tersebut terjadi pada Selasa (18/8) sekitar pukul 23.00 WIB.

"Kasus penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia ini dilakukan tersangka bersama dua pelaku lainnya yaitu JK dan IN yang masih dalam pengejaran polisi," katanya.

Dia mengatakan.kejadian tersebut bermula saat JK mendatangi rumah kontrakan Suhendra di Desa Sukabumi.

JK diduga langsung memukul korban menggunakan tangan kosong karena menuduh Suhendra memiliki hubungan perselingkuhan dengan istrinya.

Korban kemudian dibawa berjalan kaki menuju rumah Kepala Desa Sukabumi yang disaksikan oleh dua orang saksi.

Sesampainya di rumah kepala desa, situasi semakin memanas di mana terduga pelaku IN, yang disebut merupakan anak kandung JK turut melakukan kekerasan terhadap korban dengan memukul dan menendang berulang kali, terutama pada bagian kepala dan tubuh korban.

Dalam situasi tersebut, SDI yang berada di lokasi juga diduga ikut tersulut emosi dan melakukan kekerasan terhadap korban.

Korban sempat kritis dan dilarikan ke bidan desa, namun pada Rabu (19/8) sekitar pukul 05.30 WIB, Suhendra dinyatakan meninggal dunia.

"Dalam pemeriksaan, SDI mengakui keterlibatannya dalam aksi kekerasan terhadap Suhendra. Polisi kemudian menetapkannya sebagai tersangka," ungkapnya.

Atas kasus tersebut, tersangka akan dijerat dengan Pasal 262 ayat (4) atau Pasal 466 ayat (3) dan/atau Pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Kasat menegaskan proses penyidikan tidak berhenti pada penetapan SDI sebagai tersangka.

Polres OKU Selatan terus melakukan pengejaran terhadap JK dan IN yang hingga kini masih dalam pengejaran polisi guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
Olahraga
Michael Carrick: MU Haus Ke...
Ekonomi
Kolaborasi Hijau Dibuka, In...
Ekonomi
APBN Harus Lincah, Jangan K...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan Ini, Ada LANY, UNGU hingga Jakarta Fashion Week 2027

7 Event Jakarta Akhir Pekan Ini, Ada LANY, UNGU hingga Jakarta Fashion Week 2027

30 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.