Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mandek Berbulan-bulan, KSP Turun Tangan, Percepat Pengoperasian Jargas Rumah Tangga Gresik-Sidoarjo

📅 Jumat, 18 Sep 2026, 18:10 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Mandek Berbulan-bulan, KSP Turun Tangan, Percepat Pengoperasian Jargas Rumah Tangga Gresik-Sidoarjo Doc: istimewa
Ket. Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, meninjau langsung kesiapan pengoperasian Jaringan Gas Bumi Rumah Tangga (Jargas) yang dibangun melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur, Jumat (18/9)

GRESIK – Hambatan perizinan yang selama ini menahan pengoperasian Jaringan Gas Bumi Rumah Tangga (Jargas) di Gresik dan Sidoarjo akhirnya tuntas. Kantor Staf Presiden (KSP) memastikan 14.586 sambungan rumah (SR) siap beroperasi dalam waktu dekat.

Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman menegaskan, progres fisik di Gresik sudah 95,4 persen atau 4,6 persen lebih cepat dari rencana. Dari total sasaran, Gresik mendapat 7.363 SR dan Sidoarjo 7.223 SR.

"Kendala perizinan selama ini yang menahan pengoperasian sudah terselesaikan. Persetujuan UKL-UPL telah terbit, rekomendasi teknis ruas jalan dan perlintasan sungai juga sudah ditandatangani," ujar Dudung saat meninjau Metering Regulating Station (MRS) di Gresik, Jumat (18/9).

Dudung didampingi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Direktur Perencanaan Jargas Kementerian ESDM Agung Kuswandono, dan Direktur Infrastruktur PGN Herry Murahmanta.

Menurut Dudung, percepatan ini hasil debottlenecking KSP lintas kementerian. Ia mengapresiasi Kementerian LH, PU, ATR/BPN, Pemprov Jatim, dan Pemkab yang merespons cepat. Langkah ini krusial untuk mengejar target nasional 119.379 SR di 15 kabupaten/kota tahap 2025-2026, menuju target 1 juta SR pada 2028.

Fokus selanjutnya, KSP meminta Kementerian ESDM segera menetapkan badan usaha pengelola dan izin niaga, SKK Migas menyiapkan alokasi gas dan titik serah, serta BPH Migas menetapkan harga yang lebih murah dari LPG 3 kg.

Dudung menyebut program ini bagian dari arahan Presiden untuk swasembada energi dan pangkas impor LPG. Saat ini 80 persen LPG nasional masih impor. Dengan 14.586 SR di Gresik-Sidoarjo saja, konsumsi LPG 3 kg bersubsidi bisa dipangkas 36,6 ribu tabung per bulan.

Dampak ke warga sangat signifikan. Harga gas jargas jauh lebih murah.

"Otomatis kalau gas itu yang tadinya Rp70.000, untuk UMKM jadi cuma Rp20.000, ini sangat meringankan beban masyarakat," kata Dudung.

Selain murah, jargas juga memudahkan warga karena mengalir 24 jam, tidak perlu panik cari tabung tengah malam saat toko tutup.

Program Jargas APBN ini berstatus Proyek Strategis Nasional sesuai Perpres Nomor 12 Tahun 2025 dan menjadi Program Prioritas Nasional di RKP 2027.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar

Sekolah di Yogyakarta Harus Aman dan Nyaman

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Sekolah di Yogyakarta Harus...
Luar Negeri
Perkampungan Atlet Asian Ga...
Rona
IHCBS 2026 Dorong AI Berpus...

Piala Davis, Indonesia Tertinggal 0-1 dari Rumania

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Davis, Indonesia Tert...

Menhub Bebas Tugaskan Dirjen Perhubungan Laut

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Menhub Bebas Tugaskan Dirje...
Megapolitan
Pilkades Serentak 154 Desa ...
Advertisement
Menhub Bebas Tugaskan Dirjen Perhubungan Laut

Menhub Bebas Tugaskan Dirjen Perhubungan Laut

18 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.