Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Karhutla dan Kebakaran Bangunan Meningkat, Warga Madiun Diminta Waspada.

📅 Jumat, 21 Agu 2026, 17:59 WIB | Oleh:
Karhutla dan Kebakaran Bangunan Meningkat, Warga Madiun Diminta Waspada. Doc: Antara Foto
Ket. Petugas Satpol PP dan Damkar Kota Madiun berusaha memadamkan kebakaran lahan warga di Jalan Sasana Sari, Kota Madiun, Jatim, Jumat (21/8/2026).

Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kota Madiun, Jawa Timur, mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan guna mencegah risiko kebakaran, seiring meningkatnya kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta bangunan di wilayah setempat.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Madiun Hengky Wahyu Setyo Wibowo mengatakan masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan akan potensi kebakaran di musim kemarau, khususnya saat melakukan aktivitas yang berpotensi memicu api.

"Memasuki musim kemarau, kami meminta masyarakat tidak sembarangan menyalakan api di area yang mudah terbakar karena sudah terjadi banyak kasus kebakaran di Madiun, baik lahan maupun bangunan," ujarnya di Kota Madiun, Jumat.

Pihaknya menyebut sepanjang Agustus 2026, tercatat 15 kasus kebakaran maupun kejadian yang berpotensi menimbulkan kebakaran, baik bangunan maupun lahan.

Sementara itu, total kejadian yang berkaitan dengan potensi kebakaran selama Januari hingga Agustus tahun ini tercatat mencapai 46 kejadian, termasuk kebakaran lahan, gangguan arus listrik, dan permasalahan gas.

Hengky menjelaskan, salah satu penyebab kebakaran yang sering ditemukan bermula dari kebiasaan membakar sampah. Api yang semula kecil dapat meluas ketika tertiup angin, terlebih jika ditinggalkan tanpa pengawasan hingga akhirnya membakar material lain yang mudah terbakar.

Untuk itu Satpol PP dan Damkar Kota Madiun terus melakukan edukasi dan sosialisasi melalui berbagai cara kepada masyarakat akan potensi kebakaran yang meningkat saat musim kemarau. terus dilakukan melalui berbagai saluran.

"Imbauan dan edukasi terus kami sampaikan melalui kecamatan dan kelurahan. Demikian juga melalui kanal media sosial pemda maupun OPD," kata dia.

‎‎Selain edukasi, pihaknya juga menyiagakan personel gabungan, melakukan patroli terpadu, dan penyiapan peralatan yang dibutuhkan untuk penanganan bencana karhutla serta bangunan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mentan Amran: Stok Beras NTT 39 Ribu Ton, Lahan Rusak Akibat Gempa Akan Diganti
    Preview komentar:
    Luar biasa pak mentan dengan kepeduliannya dan gerak ...
    Alhamdulillah, pak mentan memang selalu peduli dengan rakyat ...
  • Tumbuh Kuat, BI Sebut Industri Pengolahan dan Perdagangan Jadi Penopang Ekonomi Jateng
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai ketangguhan ekonomi Jateng; ...
  • BUMN Tak Cukup Andalkan Aset, Menperin Minta Perkuat Hilirisasi dan Rantai Pasok Industri
    Preview komentar:
    Pernyataan Bapak Agus Gumiwang yang menggarisbawahi urgensi penguatan ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

Bapanas Usulkan Tambahan Kuota  Jagung Pakan

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Bapanas Usulkan Tambahan Ku...

OJK Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
OJK Dorong Literasi dan Ink...
Nasional
6 Gubernur Diminta Perketat...

Tindak Tegas Pelaku Karhutla.

2 jam lalu | Yebdi Trismar

Nasional
Tindak Tegas Pelaku Karhutla.
Kepolisian Resor Kotawaringin Barat Akan Menindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan

Kepolisian Resor Kotawaringin Barat Akan Menindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan

21 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.