Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

SPOGOMI Dorong Kebiasaan Pilah Sampah dari Ruang Publik

📅 Selasa, 25 Agu 2026, 14:20 WIB | Oleh:

Pendekatan tersebut penting karena semakin banyak sampah yang dapat ditangani dari sumber, semakin kecil beban yang harus dibawa ke fasilitas pengolahan akhir.

Susi juga menyebut Jakarta tengah memperkuat berbagai pendekatan pengelolaan sampah, termasuk pengembangan fasilitas pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif untuk sampah residu yang tidak lagi dapat dimanfaatkan melalui pemilahan biasa.

“Tujuan kita memang mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan di DKI Jakarta. Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat diharapkan semakin peduli untuk mengurangi dan mengolah sampah,” katanya.

Minister Urusan Ekonomi Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, Kenji Enoshita, mengatakan salah satu pelajaran penting dari Jepang adalah bagaimana pengelolaan sampah dibangun dari kebiasaan individu.

Menurutnya, edukasi mengenai pemilahan sampah perlu dilakukan sejak lingkungan terkecil, termasuk keluarga dan sekolah. Kebiasaan tersebut kemudian diperkuat melalui sistem dan kolaborasi berbagai pihak.

Pendekatan itu dinilai relevan untuk dikembangkan di Indonesia karena pengelolaan sampah tidak cukup hanya mengandalkan perusahaan atau pemerintah. Perubahan perilaku masyarakat menjadi fondasi agar sistem pengelolaan sampah dapat berjalan secara konsisten.

Sementara itu, sampah yang terkumpul dalam SPOGOMI Jakarta 2026 selanjutnya ditimbang dan dipilah sebelum dikelola lebih lanjut oleh Jangjo sebagai bagian dari pengelolaan sampah kegiatan.

Kegiatan ini didukung Jangjo sebagai vendor partner dan Transjakarta sebagai mobility partner, serta Panasonic, Bank Resona, Bank J Trust, AEON Indonesia, Bridgestone Mining Solutions Indonesia, Indofood, Meta Propolis, Nata Cafe & Bakery, dan Coway International.

SPOGOMI Jakarta 2026 diselenggarakan AEON Delight Indonesia (PT Sinar Jernih Sarana) dengan menggandeng pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat. Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan sampah dapat didekatkan dengan aktivitas sehari-hari masyarakat. Dari satu sampah yang dipungut, satu kebiasaan memilah, hingga satu lingkungan yang lebih peduli, perubahan perilaku dapat dibangun secara bertahap.

Bagi Jakarta yang menghasilkan timbulan sampah dalam jumlah besar setiap hari, kebiasaan sederhana dari warga menjadi bagian penting untuk mengurangi beban pengelolaan sampah sekaligus menjaga kualitas ruang publik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Megapolitan
Akibat Korsleting Listrik, ...
Olahraga
MotoGP Mandalika 2026 Cetak...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.