Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional
📅 Senin, 24 Agu 2026, 21:21 WIB | Oleh: Tim RedaksiJAKARTA- Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) memperluas edukasi perpajakan ke kalangan generasi muda. Upaya itu dilakukan melalui Lomba Cerdas Cermat (LCC) Nasional dan program Call for Paper yang digelar bertepatan dengan HUT ke-61 IKPI.
Ketua Umum IKPI Vaudy Starworld mengatakan, pemahaman pajak harus diperkenalkan sejak bangku sekolah. Menurutnya, pelajar dan mahasiswa saat ini adalah calon wajib pajak sekaligus calon pemimpin bangsa di masa depan.
“Kami melihat mereka ini ke depan adalah para wajib pajak. Mereka juga akan menjadi pemimpin-pemimpin nasional, sehingga sudah sepatutnya kita memberi ruang untuk memahami perpajakan sejak dini,” ujar Vaudy di Jakarta, usai menyaksikan Grand Final LCC Perguruan Tinggi di Kantor Pusat IKPI, Pejaten, Jakarta Selatan, Senin (24/8)
Selain untuk meningkatkan literasi, IKPI juga ingin mengenalkan profesi konsultan pajak kepada generasi muda. Vaudy menyebut profesi itu memiliki peran penting dalam sistem perpajakan dan membuka peluang karier.
“Konsultan pajak bukan hanya sebuah profesi. Kami melihat profesi ini juga membuka lapangan pekerjaan, sehingga perlu semakin banyak generasi muda yang tertarik mendalaminya,” katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Vaudy menegaskan LCC Nasional tidak hanya menguji hafalan aturan pajak. Kompetisi ini juga mengukur kemampuan analisis, penyelesaian studi kasus, dan kerja sama tim.
IKPI berharap LCC dan Call for Paper bisa menjadi agenda rutin tahunan. Tujuannya membangun ekosistem literasi perpajakan yang mempertemukan organisasi profesi dengan sekolah dan perguruan tinggi.
“Yang kami bangun adalah ruang belajar dan kompetisi agar semakin banyak generasi muda mengenal perpajakan, berpikir kritis terhadap regulasi, dan siap berkontribusi bagi pembangunan ekonomi Indonesia,” ucap Vaudy.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bukan Sekadar Seremoni
Adapun peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) tahun ini dikemas berbeda. Alih-alih menjadi seremoni organisasi semata, rangkaian kegiatan dirancang sebagai panggung nasional untuk melahirkan generasi melek pajak melalui kompetisi, forum ilmiah, dan kolaborasi lintas dunia pendidikan.
Ketua Panitia HUT ke-61 IKPI, Novalina Madalena, mengatakan rangkaian kegiatan tahun ini menjadi bukti bahwa organisasi profesi dapat menghadirkan ruang edukasi yang menjangkau generasi muda dari berbagai daerah di Indonesia.
“Kami ingin HUT ke-61 IKPI tidak berhenti sebagai perayaan organisasi. Rangkaian kegiatan ini kami rancang menjadi ruang belajar, ruang berkompetisi, sekaligus ruang bertemunya pelajar, mahasiswa, akademisi, dan praktisi untuk memperkuat literasi perpajakan,” kata Novalina.
Komitmen itu tercermin dari besarnya partisipasi peserta. Lomba Cerdas Cermat (LCC) Perguruan Tinggi diikuti 505 tim dari sekitar 117 perguruan tinggi negeri dan swasta di seluruh Indonesia sebelum menyisakan lima finalis terbaik di babak Grand Final.
Di tingkat sekolah, LCC Nasional SMA/SMK mempertemukan 190 tim dari 107 sekolah, dengan tiga finalis terbaik yang berhasil melaju ke partai puncak, yakni SMKN 1 Surabaya (Jawa Timur), SMAN 23 Kabupaten Tangerang (Banten), dan SMK Kristen Immanuel Pontianak (Kalimantan Barat).
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!