Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Survei Ipsos Ungkap Kunci Persaingan Bank Digital: Siapa Paling Aman, Dia Menang

📅 Selasa, 14 Jul 2026, 16:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Survei Ipsos Ungkap Kunci Persaingan Bank Digital: Siapa Paling Aman, Dia Menang Doc: Istimewa.
Ket. Ilustrasi-Bank Raya (PT Bank Raya Indonesia Tbk) adalah anak usaha BRI yang berfokus sebagai bank digital.

JAKARTA – Keamanan bank digital menjadi faktor utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat di tengah pesatnya transformasi layanan keuangan.

Meski umumnya telah menerapkan teknologi enkripsi, autentikasi berlapis, dan pemantauan transaksi secara real time, risiko serangan siber dan penipuan berbasis rekayasa sosial (social engineering) tetap menjadi tantangan.

Karena itu, penguatan sistem keamanan oleh perbankan harus diimbangi dengan peningkatan literasi digital nasabah agar pertumbuhan bank digital berjalan sehat, aman, dan berkelanjutan.

Di tengah semakin meningkatnya adopsi layanan perbankan digital di Indonesia, keamanan menjadi faktor yang semakin menentukan dalam keputusan konsumen memilih bank digital.

Survei Ipsos Indonesia tahun 2026 menunjukkan bahwa masyarakat tidak hanya mencari kemudahan dan keuntungan finansial, tetapi juga mengutamakan rasa aman dalam menyimpan dan mengelola dana mereka secara digital.

"Meningkatnya perhatian masyarakat terhadap aspek keamanan mencerminkan kematangan perilaku konsumen dalam menggunakan layanan keuangan digital," ujar Managing Director Ipsos Indonesia Hansal Savla dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (14/7).

Seiring berkembangnya ekosistem perbankan digital di Indonesia, katanya lagi, konsumen semakin memahami bahwa keamanan bukan hanya soal perlindungan data, namun kepercayaan terhadap produk, stabilitas layanan, kemudahan akses dana, dan keandalan transaksi menjadi faktor utama yang membentuk keyakinan mereka dalam memilih bank digital.

Dia menambahkan, hasil survei menunjukkan sistem keamanan dan perlindungan privasi data yang terjamin menjadi alasan utama masyarakat dalam memilih bank digital, dengan 65 persen responden menyebut faktor tersebut sebagai pertimbangan utama.

Faktor ini bahkan berada di atas berbagai manfaat lainnya, termasuk penawaran promo, diskon, dan cashback yang dipilih oleh 54 persen responden.

Dalam memilih bank digital yang terdaftar di OJK serta dijamin oleh LPS, konsumen tidak hanya mempertimbangkan fitur keamanan

yang tersedia pada sebuah bank digital, tetapi juga tingkat kepercayaan terhadap produk simpanan yang ditawarkan.

"Hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap produk simpanan menjadi salah satu indikator penting dalam membangun persepsi keamanan di kategori bank digital," katanya lagi.

Konsumen, ujarnya pula, cenderung menilai keamanan berdasarkan keyakinan mereka bahwa dana yang disimpan dapat dikelola dengan baik dan memberikan rasa tenang.

Selain aspek keamanan pada produk, pengalaman penggunaan aplikasi juga memainkan peran penting dalam membentuk persepsi keamanan. Aplikasi yang stabil dan minim gangguan memberikan keyakinan lebih bagi nasabah saat melakukan aktivitas perbankan sehari-hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Perang Iran Hantam Benua Bi...

Atasi Pertanian Lahan Gambut, ITS Ciptakan Traktor Perahu Listrik

48 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Atasi Pertanian Lahan Gambu...
Luar Negeri
Menuju 2050, Populasi Kambo...
Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.