Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

📅 Senin, 24 Agu 2026, 15:39 WIB | Oleh:
Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros Doc: Istimewa
Ket. Perkembangan terbaru pada Senin sore menunjukkan pesawat telah berhasil ditarik kembali ke area landasan. Pesawat kemudian ditutup menggunakan terpal berwarna biru, sementara kendaraan pemadam kebakaran disiagakan di dekatnya.

MAROS — Sebuah pesawat tempur Sukhoi milik TNI Angkatan Udara mengalami insiden saat berada di kawasan Bandara Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Senin (24/8).

Sejumlah media sosial ramai mem posting, pesawat buatan United Aircraft Corporation (UAC) Russia tersebut keluar dari landasan pacu sisi barat atau Runway 13. Setelah melewati area landasan, pesawat berhenti di kawasan berumput yang berada di dekat pagar pembatas pangkalan udara.

Posisi pesawat yang berada di sisi luar landasan membuat keberadaannya dapat terlihat dari Jalan Poros Makassar-Maros. Rekaman kondisi pesawat kemudian beredar luas di media sosial dan menarik perhatian pengguna jalan di sekitar bandara.

Pihak Bandara Sultan Hasanuddin membenarkan adanya insiden tersebut. Branch Communication & CSR Department Head Bandara Sultan Hasanuddin, Taufan Yudhistira, mengatakan penanganan langsung dilakukan setelah kejadian.

"Berdasarkan video viral di media sosial, kami sampaikan bahwa memang terjadi hal tersebut di landasan pacu sisi barat (runway 13) di Bandara Sultan Hasanuddin. Saat ini sedang dilakukan penanganan," kata Taufan.

Insiden tersebut tidak membuat seluruh aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Hasanuddin berhenti. Penerbangan tetap dilayani melalui Runway 03-21, sementara petugas menangani pesawat yang keluar dari Runway 13.

Dari sisi Lanud Sultan Hasanuddin, informasi mengenai kronologi kejadian masih menunggu laporan. Kepala Penerangan Lanud Sultan Hasanuddin Letkol Sus Yudha Pramono sebelumnya mengatakan pihaknya masih menunggu laporan terkait insiden tersebut.

Dengan demikian, penyebab pesawat sampai keluar dari landasan belum dapat dipastikan. Begitu pula tipe Sukhoi yang terlibat dalam insiden tersebut belum diumumkan secara resmi.

TNI AU sendiri mengoperasikan Sukhoi Su-27 dan Su-30. Namun, identifikasi pesawat dalam kejadian Senin ini masih menunggu keterangan dari TNI AU.

Perkembangan terbaru pada Senin sore menunjukkan pesawat telah berhasil ditarik kembali ke area landasan. Pesawat kemudian ditutup menggunakan terpal berwarna biru, sementara kendaraan pemadam kebakaran disiagakan di dekatnya.

Hingga laporan ini diperbarui, belum terdapat keterangan resmi mengenai penyebab insiden maupun tingkat kerusakan pesawat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Luar Negeri
Trump Kunjungi Irlandia, Te...
Luar Negeri
Gaun Balas Dendam Putri Dia...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.