Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

📅 Senin, 24 Agu 2026, 17:05 WIB | Oleh:
TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi Doc: ANTARA/Darwin Fatir
Ket. Komadan Kodim 1409/Gowa Letkol Inf Gilang Nugraha Kresnadi (tengah) didampingi Kapolsek AKP Ardiansyah (kiri), Sabtu malam (22/8).

GOWA -- Personel gabungan TNI-Polri membongkar arena yang diduga digunakan untuk perjudian sabung ayam di Borong Rappo, Desa Sokkolia, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Komandan Kodim 1409/Gowa Letkol Inf Gilang Nugraha Kresnadi di Gowa, Senin, mengatakan pembongkaran dilakukan setelah aparat memperoleh informasi mengenai praktik perjudian sabung ayam di lokasi tersebut.

"Jadi, kami dapat informasi adanya praktik perjudian sabung ayam. Sudah dilakukan tindakan tegas dengan membongkar dan merobohkannya, sudah dibersihkan semua. Tapi pelakunya (pemain) sudah tidak ada," katanya.

Gilang mengatakan berdasarkan penelusuran di media sosial Facebook, praktik sabung ayam tersebut diduga telah berlangsung sekitar satu bulan.

Lokasi arena berada di lahan kering yang berdekatan dengan permukiman warga sehingga kerumunan orang di lokasi tersebut juga dinilai berpotensi menimbulkan kebakaran.

"Daerah ini kering (lokasi). Saat mereka berkumpul ada buang puntung rokok, ini bisa memicu api, bisa menjadi kebakaran (permukiman dan hutan)," katanya.

Menurut Gilang, aparat menemukan sejumlah barang bukti, termasuk buku yang berisi catatan nominal taruhan dan data pemain dari sejumlah kabupaten.

"Orang-orang itu datang dari luar, ada buku diamankan. Ada dari Maros, Sidrap, macam-macam datang ke sini. Ini besar, saya lihat ada nominal taruhan Rp50 juta, Rp100 juta. Bahkan di Facebook pun sampai perputaran uangnya miliaran," katanya.

Terkait informasi mengenai dugaan keterlibatan oknum aparat dalam aktivitas tersebut, Gilang mengatakan hal itu masih didalami.

"Saya tidak tahu (ada keterlibatan aparat), makanya saya dengan Kapolresta Gowa melaksanakan penyelidikan eksternal dulu. Tapi ini orang-orang datang dari luar," katanya.

Ia menegaskan TNI tidak memberikan toleransi apabila ditemukan anggota yang terlibat dalam aktivitas ilegal dan akan melakukan penindakan sesuai ketentuan yang berlaku.

"Kami tidak mentoleransi adanya unsur perjudian di tengah masyarakat, apalagi jika ada oknum yang diduga terlibat. Tindakan ini adalah bentuk kehadiran negara untuk menjaga ketertiban dan keamanan bersama," katanya.

Sebelumnya, tim gabungan TNI-Polri mendatangi lokasi tersebut pada Sabtu (22/8) malam dengan melibatkan 26 personel.

Tim Polsek Bontomarannu yang dipimpin Kapolsek Bontomarannu AKP Ardiansyah menyita sejumlah barang bukti, antara lain 20 kurungan ayam, empat lampu penerangan, enam piala, terpal, buku catatan, karpet arena, serta sejumlah peralatan lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.