Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS Jatuhkan Sanksi terhadap Sudan atas Senjata Kimia

📅 Selasa, 21 Jul 2026, 02:15 WIB | Oleh:
AS Jatuhkan Sanksi terhadap Sudan atas Senjata Kimia Doc: AFP/EBRAHIM HAMID
Ket. Sejumlah senjata yang disita tentara Sudan dipamerkan di Khartoum pada 16 Juli lalu. Pada Senin (20/7),  Kementerian Luar Negeri AS memberlakukan sanksi baru terhadap pemerintah Sudan dengan menuduh mereka menggunakan senjata kimia.

PORT SUDAN - Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS) pada Senin (20/7) memberlakukan sanksi baru terhadap pemerintah Sudan dengan menuduh mereka menggunakan senjata kimia dalam perang melawan kelompok paramiliter saingan.

Walau Washington DC belum memberikan rincian tentang senjata kimia yang digunakan, media internasional telah melaporkan bahwa dua barel gas klorin telah digunakan pada tahun 2024. Washington DC pun belum memberikan rincian tentang di mana atau kapan serangan kimia itu terjadi.

Sejak April 2023, perang antara tentara dan pasukan pendukung cepat (RSF) telah memicu laporan luas tentang kejahatan perang, dengan AS juga menjatuhkan sanksi kepada komandan paramiliter karena melakukan genosida di Darfur.

Bulan lalu, Kementerian Luar Negeri AS mengumumkan putaran kedua sanksi terhadap pemerintah yang bersekutu dengan militer, setelah tahun lalu menetapkan bahwa pemerintah Sudan menggunakan senjata kimia pada tahun 2024 yang melanggar Konvensi Senjata Kimia yang diratifikasi Khartoum pada tahun 1999.

Pemerintah Sudan yang bersekutu dengan militer telah berulang kali membantah tuduhan AS, menyebutnya tidak berdasar dan pemerasan politik.

“Putaran sanksi terbaru, yang berlaku mulai Senin, semakin membatasi akses Sudan terhadap pembiayaan dan ekspor AS, serta melarang maskapai penerbangan milik Sudan menggunakan wilayah udara AS,” ungkap Kementerian Luar Negeri AS. SB/AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.