Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi Karhutla Makin Serius, Barito Timur Dirikan Posko di Dekat Titik Rawan

📅 Rabu, 16 Sep 2026, 00:14 WIB | Oleh:
Antisipasi Karhutla Makin Serius, Barito Timur Dirikan Posko di Dekat Titik Rawan Doc: Antara foto/HO-MMC Barito Timur
Ket. Bupati Barito Timur Muhammad Yamin (tengah) pimpin rakor penanggulangan karhutla secara daring di Tamiang Layang, Rabu (2/9).

TAMIANG LAYANG - Pemerintah Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, mengubah pola penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan mendekatkan posko dan kekuatan personel ke wilayah yang paling banyak terjadi kebakaran.

"Jadi, posko digeser ke wilayah yang banyak terjadi karhutla. Personel dan sarana juga harus didekatkan ke titik-titik yang rawan, sehingga ketika terjadi kebakaran, respons bisa lebih cepat," kata Bupati Barito Timur Muhammad Yamin di Tamiang Layang, Selasa.

Menurut dia, penanganan karhutla tidak cukup hanya mengandalkan posko yang berada di pusat pemerintahan, sehingga kekuatan harus digeser mendekati sumber persoalan, terutama wilayah yang mencatat kejadian kebakaran cukup tinggi dan memiliki potensi kebakaran yang besar.

Kebijakan ini, kata dia, menjadi penting karena sejumlah wilayah setempat masih menghadapi ancaman karhutla dengan kondisi medan yang tidak mudah.

"Selain keterbatasan personel dan kendaraan pemadam, beberapa lokasi sulit dijangkau. Sumber air juga menjadi persoalan karena sejumlah sungai mengalami kekeringan," kata dia.

Yamin mengatakan, sebanyak enam wilayah posko direncanakan menjadi basis pengendalian, yakni Posko Dusun Tengah yang akan meng-cover Pematang Karau, Dusun Tengah dan Raren Batuah, Posko Karusen Janang, Posko Paju Epat, Posko Patangkep Tutui, posko di antara wilayah Paku dan Awang, serta Posko Induk di halaman Kantor Bupati Barito Timur.

Posko di Karusen Janang dan Paju Epat akan diperkuat dengan mobil pemadam kebakaran dan mobil tangki air. Penempatan tersebut diharapkan memangkas waktu tempuh personel dan peralatan ketika kebakaran muncul di lokasi yang jauh dari pusat pemerintahan.

Selain pergeseran posko, kekuatan personel juga diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Kepolisian menyiapkan sekitar 300 personel, ditambah 100 personel dari Polres Pulang Pisau. Sementara itu, TNI dari Yonif TP 924/Uria Mapas menyiapkan sekitar 500 personel untuk mendukung penanganan karhutla.

"Dukungan juga disiapkan dari sektor kesehatan. Tenaga kesehatan, obat-obatan, ambulans, oksigen dan masker. Semua itu telah didistribusikan ke sejumlah puskesmas dan pustu untuk mengantisipasi dampak karhutla terhadap masyarakat," kata Yamin.

Yamin menjelaskan, hasil dari rapat koordinasi yang telah dilakukan, Kecamatan Karusen Janang menjadi salah satu wilayah dengan kejadian karhutla terbanyak, yakni 82 kejadian dengan luas lahan terbakar sekitar 146,5 hektare. Bahkan, dua rumah tidak berpenghuni ikut terbakar. Potensi wilayah yang dapat terbakar di kecamatan tersebut diperkirakan mencapai 920 hektare.

Kemudian di Kecamatan Pematang Karau tercatat 40 kejadian dengan luas lahan terbakar sekitar 147,5 hektare. Desa Muara Plantau juga menjadi perhatian karena terdapat wilayah yang berpotensi terbakar dengan luas diperkirakan mencapai 200 hektare.

Sementara itu, Kecamatan Raren Batuah menghadapi kejadian karhutla berulang, khususnya di Desa Puri. Sejumlah desa lainnya, yakni Baruyan, Tangkum, Turan Amis dan Puri, juga dipetakan sebagai wilayah yang berpotensi mengalami kebakaran.

Kecamatan Paju Epat tercatat mengalami 22 kejadian dengan luas lahan terbakar sekitar 50 hektare. Potensi kebakaran sekitar 100 hektare terdapat di Desa Siong, terutama pada kawasan lahan pertanian. Adapun di Patangkep Tutui tercatat 19 kejadian dan Dusun Tengah 15 kejadian dengan luas lahan terbakar sekitar 10,4 hektare.

"Menghadapi kondisi tersebut, Pemkab Barito Timur menyiapkan pola penempatan posko yang lebih dekat dengan wilayah rawan," kata Muhammad Yamin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak

Permudah Akses WLKP, Kemnaker Sediakan Tiga Pusat Aduan

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Permudah Akses WLKP, Kemnak...
Advertisement
Dampak Karhutla, Gangguan Penerbangan Meluas hingga Sulawesi dan Sumatera Bagian Utara

Dampak Karhutla, Gangguan Penerbangan Meluas hingga Sulawesi dan Sumatera Bagian Utara

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.