Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pangkalpinang Hadapi Puncak Kemarau, BPBD Gencarkan Patroli Cegah Karhutla.

📅 Selasa, 15 Sep 2026, 12:49 WIB | Oleh:
Pangkalpinang Hadapi Puncak Kemarau, BPBD Gencarkan Patroli Cegah Karhutla. Doc: Antara Foto
Ket. Ilustrasi - Seorang warga berusaha memadamkan kebakaran lahan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengintensifkan patroli, guna mencegah dan meminimalisir kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama puncak musim kemarau di daerah itu.  

"Kita lebih mengintensifkan patroli karena sarana prasarana dan SDM dalam pemadaman karhutla yang terbatas," kata Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Kedaruratan (P2K) BPBD Kota Pangkalpinang, Nur Ikhsan di Pangkalpinang, Selasa. 

Ia mengatakan penanganan karhutla pada puncak musim kemarau yaitu September 2026, BPBD Kota Pangkalpinang lebih mengintensifkan patroli di Kecamatan Bukit Intan, Gabek dan Gerunggang merupakan wilayah-wilayah rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan. 

"Untuk penanganan karhutla ini, kita hanya bisa memback-up atau membantu petugas pemadam kebakaran dengan suplai air ke mobil pemadam kebakaran, karena kita belum memiliki sarana yang memadai," katanya. 

Selain itu, BPBD Kota Pangkalpinang belum memiliki mobil blanwir atau bomba dan sumber daya manusia (SDM) di BPBD daerah ini juga belum memiliki sertifikat pemadam kebakaran serta APD belum tersedia dalam penanganan karhutla.

"Saat ini, kita lebih melakukan patroli dan memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak sembarangan membakar sampah di dekat lahan-lahan kering yang berpotensi merambat ke semak belukar di lahan tersebut," katanya. 

Ia mengimbau masyarakat jika melihat atau mengetahui kejadian karhutla ini untuk segera melapor atau menghubungi petugas melalui call center 0811 7161 000, agar penanganan karhutla dapat dilakukan dengan cepat.

"Kami mengimbau masyarakat untuk segera melapor kepada pihak berwajib apabila mengetahui oknum yang sengaja membakar untuk membuka lahan, agar pelaku pembakaran tersebut dapat ditindak sesuai hukum yang berlaku," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Nasional
Basarnas Perluas Pencarian ...
Luar Negeri
Ini Daftar Lengkap Pemenang...

Tugboat Tenggelam di Bawean, Operasi Pencarian 8 ABK Diperluas

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Tugboat Tenggelam di Bawean...

Harga Cabai Rawit Rp93.100/Kg, Telur Ayam Rp29.900/Kg

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp93.100/...
Advertisement
Bikin Bangga! Pemuda Indonesia Juarai Kompetisi Video UNESCO di Italia

Bikin Bangga! Pemuda Indonesia Juarai Kompetisi Video UNESCO di Italia

15 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.