Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polda Metro jaya Kejar Bandar Narkoba ke Singapura, Kolombia Bakar 4,5 Ton Kokain

📅 Jumat, 21 Agu 2026, 12:32 WIB | Oleh:
Polda Metro jaya Kejar Bandar Narkoba ke Singapura, Kolombia Bakar 4,5 Ton Kokain Doc: ist
Ket. narkoba

JAKARTA – Kokain seberat 4,5 ton dimusnahkan Pasukan Militer Kolombia. Kokain seberat itu nilainya sekitar 85 juta dolar AS (1,5 triliun rupiah).

“"Lebih dari 4,5 ton kokain disita atau dimusnahkan, bersama dengan 300 kilogram dan 220 galon bahan baku kokain (coca base). Kami berhasil mencegah 7,7 juta dosis menjangkau jalanan dan memberikan pukulan telak terhadap keuangan kelompok kriminal senilai setidaknya 85 juta dolar AS," kata Presiden Kolombia, Abelardo de la Espriella.

Pengungkapan kasus narkotika itu merupakan hasil dari operasi keamanan di Putumayo dan Santander Utara, kata sang presiden, seraya menambahkan bahwa obat-obatan terlarang tersebut milik beberapa kelompok bersenjata seperti Tentara Pembebasan Nasional (ELN), Koordinator Nasional Tentara Bolivaria (CNEB), dan Komando Perbatasan (CDF).

"Tanpa kokain, tidak ada uang. Tanpa uang, tidak ada senjata atau terorisme. Kami akan menghancurkan bisnis mereka," lanjut presiden.

Sepanjang kampanye presidensialnya, pemimpin Kolombia itu berjanji untuk mengakhiri dialog dengan kelompok-kelompok bersenjata serta mengerahkan Pasukan Militer negara untuk melawan organisasi kriminal, dengan mengambil sikap tegas terhadap narkotika dan gerakan "narkoteroris" ilegal.

Bandar Yuwanky Dikejar ke Singapura

Sementara itu,  Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal Polri mengejar pemilik tempat hiburan malam (THM) Planet di Batam bernama Yuwanky yang dilaporkan melarikan diri ke Singapura.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Polisi Eko Hadi Santoso mengatakan bahwa pihaknya telah menerbitkan surat daftar pencarian orang (DPO) atas nama Yuwanky dengan nomor DPO/142/VIII/2026/Dittipidnarkoba.

"Yuwanky selaku pemilik THM Planet Batam sekaligus bandar narkoba yang menyediakan berbagai jenis narkoba di THM Planet Batam bersama tersangka Basri," kata Eko Hadi kepada awak media di Jakarta, Kamis.

Eko mengatakan bahwa penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) akan bekerja sama dengan Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri dan Interpol dalam proses pengejaran Yuwanky di Singapura.

Pada surat DPO disebutkan bahwa Yuwanky merupakan warga negara Indonesia yang lahir di Selat Panjang pada 6 Mei 1959. Ia berprofesi sebagai wiraswasta.

Untuk ciri-ciri, tersangka Yuwanky memiliki rambut hitam lurus, mata tidak sipit, hidung mancung, kulit putih, bibir yang tidak terlalu tebal, serta tidak memiliki tato. Yuwanky juga disebut merupakan residivis kasus narkotika.

Pada Kamis ini, Dittipidnarkoba Bareskrim Polri menangkap pengelola THM Planet 1, 2, dan 3 Batam bernama Basri Lemaiwang yang melarikan diri ke Malaysia. Basri bersama Yuwanky diduga menyediakan narkoba di tempat hiburan malam tersebut.

Kanit III Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Komisaris Polisi Drago mengatakan bahwa Basri berada di Malaysia sejak 11 Agustus 2026 usai Dittipidnarkoba Bareskrim Polri menggerebek THM HH Club atau Planet 3 pada 10 Agustus 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mentan Amran: Stok Beras NTT 39 Ribu Ton, Lahan Rusak Akibat Gempa Akan Diganti
    Preview komentar:
    Duka NTT, Duka kita semua,,,
    Lanjutkan..
  • BUMN Tak Cukup Andalkan Aset, Menperin Minta Perkuat Hilirisasi dan Rantai Pasok Industri
    Preview komentar:
    Pernyataan Bapak Agus Gumiwang yang menggarisbawahi urgensi penguatan ...
  • Impor SAP dari Tiongkok Diduga Rugikan Industri, KADI Mulai Penyelidikan Antidumping
    Preview komentar:
    Informasi mengenai penyelidikan produk Superabsorbent Polymers ini sangat ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

Petugas Gabungan Gerilya Padamkan Api Arjuno-Welirang

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Petugas Gabungan Gerilya Pa...

Sang Saka Berkibar di Puncak Gamalama

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Sang Saka Berkibar di Punca...

Para Pelaku UMKM Harus Terus Didampingi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Para Pelaku UMKM Harus Teru...
Event Akhir Pekan Jakarta 22-23 Agustus 2026: LaLaLa Festival Hingga ASTINDO Travel Fair

Event Akhir Pekan Jakarta 22-23 Agustus 2026: LaLaLa Festival Hingga ASTINDO Travel Fair

21 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.