Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rangkaian Sastra Saraswati Sewana Yatra 2026 Ditutup di Candi Prambanan

📅 Minggu, 19 Jul 2026, 23:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rangkaian Sastra Saraswati Sewana Yatra 2026 Ditutup di Candi Prambanan Doc: Antara

Jakarta - Rangkaian Sastra Saraswati Sewana Yatra 2026 yang diselenggarakan Yayasan Puri Kauhan Ubud resmi berakhir di Utama Mandala Candi Prambanan, Yogyakarta, Minggu, setelah selama sepekan menggelar perjalanan budaya ke sejumlah situs bersejarah di Jawa dan Bali.

Ketua Yayasan Puri Kauhan Ubud Anak Agung Gde Ngurah Ari Dwipayana mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari Pasabhan Kabudayaan Jawa-Bali yang bertujuan memperkuat hubungan kebudayaan kedua daerah melalui pertunjukan seni dan dialog budaya.

“Peradaban besar Nusantara dibangun di atas fondasi ilmu pengetahuan, spiritualitas, seni, dan penghormatan terhadap keberagaman. Kebudayaan adalah jembatan yang menyatukan, bukan yang memisahkan,” katanya dalam keterangan resmi yang diterima, Minggu.

Ia menjelaskan perjalanan budaya itu dimulai dari Pura Agung Blambangan di Banyuwangi, dilanjutkan ke Wihara Padepokan Dhammadipa Arama di Kota Batu, Candi Tegowangi di Kediri, Pura Mangkunegaran di Surakarta, dan ditutup di Candi Prambanan, Yogyakarta.

Selama penyelenggaraan, kegiatan tersebut menampilkan pementasan Topeng Sakral Sri Aji Dalem Jawi dan Wayang Wong Tantri Nandaka Harana yang mengangkat nilai kepemimpinan, persatuan, kebijaksanaan, toleransi, serta ajaran tentang kemenangan dharma atas adharma.

Menurut Ari Dwipayana, kegiatan itu mendapat sambutan dari masyarakat, tokoh agama, budayawan, akademisi, pemerintah daerah, dan komunitas budaya di setiap lokasi penyelenggaraan.

Yayasan Puri Kauhan Ubud juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan, di antaranya Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Yayasan Dhammadipa Arama, Pura Mangkunegaran, Tim Kerja Pemanfaatan Candi Prambanan, pemerintah daerah, para seniman, relawan, dan masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.