Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Investor Qatar Bidik Lahan Kampung Bandan untuk Proyek Perumahan

📅 Rabu, 19 Agu 2026, 11:40 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Investor Qatar Bidik Lahan Kampung Bandan untuk Proyek Perumahan Doc: istimewa
Ket. Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) tengah memfinalisasi rencana investasi dari Qatar untuk pembangunan hunian di kawasan Kampung Bandan, Jakarta

JAKARTA – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) tengah memfinalisasi rencana investasi dari Qatar untuk pembangunan hunian di kawasan Kampung Bandan, Jakarta. Proyek ini merupakan bagian dari pemanfaatan aset negara, khususnya lahan milik PT KAI, untuk mendukung percepatan Program 3 Juta Rumah.

Hal itu disampaikan dalam rapat koordinasi antara Menteri PKP Maruarar Sirait, Ketua Satgas Perumahan Hashim Djojohadikusumo, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, Kepala BP BUMN Dony Oskaria, Dirut PT KAI Bobby Rasyidin, dan Kepala BPKP M. Yusuf Ateh di Kantor BPKP, Jakarta, Selasa (18/8).

Dalam pertemuan tersebut disepakati pembentukan tim bersama yang melibatkan BPKP, BP BUMN, PT KAI, BPS, dan pihak Qatar. Tim bertugas membahas pemanfaatan lahan, kebutuhan data, skema investasi, serta aspek tata kelola agar berjalan sesuai ketentuan.

“Untuk rencana investasi di Kampung Bandan, sesuai arahan Bapak Kepala BPKP, dibuat tim bersama antara BPKP, BP BUMN, PT KAI, BPS, dan pihak Qatar, sehingga dipastikan semua tata kelolanya benar,”kata Maruarar.

Pemanfaatan Aset Negara untuk Perumahan

Rapat ini secara umum membahas pemanfaatan aset negara untuk penyediaan perumahan, mulai dari kesiapan lahan, ketepatan sasaran penerima manfaat, hingga tata kelola. 

Pemerintah membentuk tim koordinasi di bawah BP BUMN untuk mengidentifikasi aset-aset negara yang potensial digunakan untuk pembangunan perumahan. Aset milik BUMN, khususnya PT KAI, dinilai memiliki potensi besar untuk hunian di kawasan perkotaan.

“Yang kita bahas adalah bagaimana pemanfaatan lahan negara dengan tujuan yang baik dan dengan cara yang benar. Data-data juga sudah disiapkan oleh BPS supaya tepat sasaran,” ujar Maruarar.

Salah satu proyek yang segera dimulai adalah groundbreaking hunian di kawasan Manggarai, Jakarta pada Jumat (22/8). Lokasi tersebut strategis karena dekat dengan tempat ibadah, sekolah, dan fasilitas umum.

Selain Qatar, PT Astra International juga menyatakan kesiapan membangun rumah susun subsidi di atas lahan PT KAI di Bandung.

Dukung Program 3 Juta Rumah

Menteri PKP menegaskan pemanfaatan aset negara terus didorong untuk menyukseskan Program 3 Juta Rumah. Salah satu kawasan yang tengah dipacu adalah Meikarta, dengan koordinasi antara Kementerian Keuangan, Danantara, dan Kementerian ATR/BPN.

Dengan pembentukan tim koordinasi dan penguatan pengawasan bersama, pemerintah menargetkan aset negara dapat dimanfaatkan secara optimal, transparan, dan tepat sasaran.

“Kami ingin memastikan setiap proses berjalan sesuai tata kelola yang berlaku, sehingga rumah yang dibangun benar-benar sampai ke masyarakat yang membutuhkan,” tutup Maruarar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
  • Bongkar! Beras Fortifikasi Palsu Dijual Rp42.000, Harga Dinaikkan 300 Persen
    Preview komentar:
  • Produksi Motor dan Mobil Listrik Nasional, RI Akan Dapat Keuntungan Berlapis!
    Preview komentar:
    Mendorong lokalisasi komponen inti kendaraan listrik merupakan langkah ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

19 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.