Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polres Jakbar Bongkar Lab Etomidate di PIK 2, Amankan Bahan 20 Ribu Pod

📅 Rabu, 30 Sep 2026, 20:35 WIB | Oleh:
Polres Jakbar Bongkar Lab Etomidate di PIK 2, Amankan Bahan 20 Ribu Pod Doc: ANTARA
Ket. Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat membongkar dugaan laboratorium narkotika tersembunyi atau clandestine lab yang memproduksi etomidate di kawasan Cluster Hawai Cove 6, Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, Banten.

JAKARTA - Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat membongkar dugaan laboratorium narkotika tersembunyi atau clandestine lab yang memproduksi etomidate di kawasan Cluster Hawai Cove 6, Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, Banten. Dari lokasi tersebut, polisi menemukan bahan baku, peralatan produksi, hingga ribuan cartridge atau pod yang diduga berisi cairan etomidate.

Berdasarkan pemeriksaan awal, bahan-bahan yang ditemukan diperkirakan dapat digunakan untuk memproduksi sekitar 20.514 cartridge atau pod yang berisi narkotika jenis etomidate. Pengungkapan tersebut bermula dari penyelidikan polisi setelah menerima informasi masyarakat mengenai dugaan penyalahgunaan narkotika di wilayah Slipi, Palmerah, Jakarta Barat.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi membenarkan adanya pengungkapan laboratorium tersebut. Menurutnya, lokasi yang digunakan untuk aktivitas produksi berada di sebuah rumah di kawasan perumahan PIK 2.

"Ya benar, kami baru saja mengungkap Clandestine Lab di sebuah perumahan di Cluster Hawai Cove 6 kawasan PIK 2, Kelurahan Salembaran, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten," ujar Nasriadi saat dikonfirmasi pada Selasa (29/9/2026).

Kasatres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Vernal A. Sambo mengatakan penyelidikan dilakukan setelah petugas menerima informasi dari masyarakat. Personel Satres Narkoba kemudian melakukan observasi dan pendalaman untuk mengetahui aktivitas yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika tersebut.

"Menindaklanjuti informasi itu, personel Satres Narkoba kemudian melakukan observasi dan penyelidikan," kata Vernal.

Penyelidikan yang dipimpin Katimsus 2 AKP Jimi Farid M kemudian mengarah kepada seorang warga negara Tiongkok berinisial CF (27). Polisi memperoleh informasi bahwa CF berada di kawasan PIK 2 dan kemudian melakukan pengamanan terhadap yang bersangkutan.

CF diamankan pada Senin malam (21/9/2026) di Cluster Hawai Cove 8 Nomor 7. Saat diamankan, CF berada bersama dua warga negara Tiongkok lainnya, yakni ZD dan YX.

Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan keterkaitan ZD dan YX dengan barang bukti yang kemudian disita dari CF. Dari lokasi penangkapan tersebut, petugas mengamankan 22 ikat plastik berisi bungkus pod atau cartridge etomidate serta satu unit telepon seluler.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kedua orang tersebut tidak ditemukan keterkaitan dengan barang bukti yang disita dari CF. Dari lokasi pertama, petugas mengamankan 22 ikat plastik bungkus pods cartridge etomidate serta satu unit telepon seluler," kata Vernal.

Dari hasil pemeriksaan terhadap CF, penyidik memperoleh informasi mengenai keberadaan barang bukti lain di lokasi yang tidak jauh dari tempat penangkapan. Petugas kemudian membawa CF ke Cluster Hawai Cove 6 Nomor 6 untuk melakukan penggeledahan terhadap rumah tersebut.

Di lokasi kedua, polisi menemukan berbagai bahan dan peralatan yang diduga berkaitan dengan aktivitas produksi pod etomidate. Barang yang ditemukan meliputi bahan berbentuk bubuk, cairan yang diduga etomidate, serta sejumlah wadah yang masih berisi sisa cairan dengan ukuran berbeda.

"Barang bukti yang diamankan antara lain 13 bungkus bubuk atau bahan yang diduga sebagai bahan baku etomidate dengan berat netto 1.300 gram, 22 botol berisi cairan yang diduga etomidate dengan berat netto 11.000 mililiter, serta sejumlah botol berisi sisa cairan yang diduga etomidate dengan berbagai ukuran," kata dia.

Selain bahan baku, penyidik turut menyita sejumlah peralatan yang diduga digunakan dalam aktivitas produksi. Peralatan tersebut antara lain ember, wadah masak, perangkat pemanas air, botol bertutup lancip, dan timbangan digital.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.