Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kematian Arsitek Ekonomi Zhu Rongji Membuka Fase 'Superpolitik' Tiongkok

📅 Minggu, 16 Agu 2026, 13:57 WIB | Oleh:

Era tersebut merupakan periode ketika reformasi pasar berkembang pesat, investasi asing masuk dalam skala besar, Tiongkok bergabung dengan Organisasi Perdagangan Dunia, dan perusahaan swasta berkembang dengan cepat.

Itu juga merupakan periode ketika pemerintah Tiongkok secara umum percaya bahwa sebagian besar persoalan dapat diselesaikan melalui reformasi dan pembangunan lebih lanjut.

Namun, era Jiang-Zhu tidak sepenuhnya merupakan periode yang harus diromantisasi.

Restrukturisasi sektor negara menyebabkan puluhan juta pekerja kehilangan pekerjaan. Ketimpangan melebar dengan cepat. Korupsi merajalela. Perlindungan sosial tertinggal.

Reformasi ekonomi bergerak cepat, sementara reformasi politik sebagian besar terhenti.

Semua persoalan tersebut juga menjadi bagian dari warisan Jiang-Zhu.

Namun, ingatan politik tidak bekerja seperti buku teks sejarah.

Ketika melihat kembali masa lalu, masyarakat jarang menghitung secara seimbang seluruh keuntungan dan kerugian suatu periode. Mereka lebih sering membandingkan hal-hal yang paling berkesan dari masa lalu dengan hal-hal yang paling tidak mereka sukai dari kondisi saat ini.

Di titik inilah persoalan politik dapat muncul.

Zhongnanhai dan nostalgia ekonomi

Seseorang yang mengatakan, “Tiongkok sedang bergerak maju saat itu,” mungkin hanya sedang mengungkapkan nostalgia.

Pernyataan seperti, “Para pengusaha berani berinvestasi saat itu,” dapat dianggap sebagai penilaian ekonomi.

Sementara mengatakan, “Tiongkok benar-benar membuka diri kepada dunia saat itu,” belum tentu merupakan pernyataan yang menentang pemerintah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
    Mending naikin tarif sekalian, minimal tarif ojol 15-20 ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Luar Negeri
Kematian Arsitek Ekonomi Zh...
Daerah
Penurunan jumlah penduduk m...
Luar Negeri
Korban Gempa Kolombia Terus...
Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.