Gerhana Matahari Total Kembali Terlihat di Spanyol Setelah Seabad
📅 Jumat, 14 Agu 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim RedaksiNamun, fenomena tersebut berlangsung sangat singkat. Menurut Observatorium Paris, bayangan Bulan bergerak melintasi permukaan Bumi dengan kecepatan sekitar 3.430 kilometer per jam.
Sementara itu, fase gerhana sebagian, ketika Bulan mulai dan selesai melintasi jalur Matahari sehingga cahaya Matahari berkurang, berlangsung sekitar satu jam 45 menit.
Lucie Green, fisikawan Matahari asal Inggris yang telah bepergian ke berbagai penjuru dunia untuk menyaksikan gerhana, menyebut fenomena tersebut sebagai “pengalaman yang mengharukan”. Ia menyaksikannya dari sebuah kapal di lepas pantai Pulau Mallorca.
Gerhana tersebut juga disiarkan secara langsung oleh NASA dan Badan Antariksa Eropa (ESA), memberikan kesempatan langka bagi para ilmuwan untuk mempelajari atmosfer Matahari dan lapisan terluarnya. Penelitian tersebut diharapkan membantu mengungkap lebih jauh mengenai angin Matahari dan medan magnet bintang tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di wilayah Westfjords, barat laut Islandia, hujan sempat dikhawatirkan mengganggu pengamatan gerhana.
Namun, puluhan ribu wisatawan dan warga lokal akhirnya dapat menyaksikan fenomena tersebut. Islandia yang dikenal dengan lanskap gunung berapi aktif, padang lava, gletser, serta fenomena aurora borealis itu berubah gelap ketika bayangan Bulan melintas.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!