Salah Satu PM yang Pernah Ada di Tiongkok Zhu Rongji Meninggal
📅 Kamis, 13 Agu 2026, 12:02 WIB | Oleh: Aloysius WidiyatmakaStatus keanggotaan tersebut mengukuhkan perdagangan bebas sebagai komitmen nasional, sekaligus memberi Zhu sarana untuk memaksa pejabat daerah agar berhenti memberikan perlindungan khusus bagi perusahaan-perusahaan tertentu.
Upaya Zhu sempat terancam gagal saat ia berkunjung ke Washington pada 1999 karena pemerintahan Clinton menolak tawaran tersebut sebab dianggap tidak memadai, sementara lawan-lawan politiknya di dalam negeri menuduhnya memberikan terlalu banyak konsesi; tapi, Zhu berhasil bertahan dan China akhirnya resmi bergabung dengan organisasi tersebut pada Desember 2001.
Ia memperkenalkan serangkaian kebijakan dan langkah untuk memperluas keterbukaan dan mendorong ekspor, sembari secara tegas mencegah devaluasi mata uang renminbi.
Ia juga mengambil langkah-langkah untuk secara aktif menarik investasi asing serta memanfaatkan pasar dan sumber daya domestik maupun internasional dengan lebih baik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Zhu berupaya membangun sistem jaminan kehidupan dasar bagi pekerja yang terkena PHK dari badan usaha milik negara, sistem asuransi pengangguran, dan sistem jaminan kehidupan minimum bagi penduduk perkotaan. Ia juga melakukan upaya besar untuk mengatasi masalah seperti tunggakan upah dan penempatan kembali kerja bagi para pekerja yang terkena PHK.
Gaya kepemimpinannya yang menuntut membuat ia dijuluki "Bos" dan "Zhu Fengzi" atau "Zhu si Orang Gila" tapi sekaligus menghidupkan citra partai yang kaku dengan melontarkan lelucon di depan umum, terkadang dengan menjadikan dirinya sendiri sebagai bahan candaan.
Tawa pecah dalam sebuah konferensi pers tahun 1999 ketika ia berkomentar bahwa sebuah foto terbaru "membuat saya tampak seperti orang mati."
"Saya telah menyiapkan 100 peti mati di sini—99 untuk para pejabat korup dan satu untuk diri saya sendiri," ujar Zhu pada 1998, sebagaimana dikutip oleh surat kabar partai, *People’s Daily*.
Pada bulan Maret 2003, Zhu tidak lagi menjabat sebagai Perdana Menteri Dewan Negara. Zhu jarang tampil di depan umum setelah tidak lagi menjabat sebagai perdana menteri.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!