Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lagi-lagi Pada Hari Kamis Pagi Udara Jakarta Sangat Buruk

📅 Kamis, 13 Agu 2026, 09:35 WIB | Oleh:
Lagi-lagi Pada Hari Kamis Pagi Udara Jakarta Sangat Buruk Doc: ist
Ket. udara buruk

JAKARTA – Berbagai langkah memperbaiki kualitas udara Jakarta, tampaknya belum juga berhasil. Pada hari Kamis pagi ini, kualitas udara Jakarta, menempati peringkat keenam terburuk di dunia. Pantauan ini berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 06.00 WIB.

Indeks kualitas udara (AQI) kota metropolitan itu berada di angka 156, yang menjadikannya masuk kategori tidak sehat. Masyarakat pun dianjurkan untuk menggunakan masker jika beraktivitas di luar ruangan.

Adapun kota dengan kualitas udara terburuk di dunia adalah Uganda dengan indeks kualitas udara di angka 209, lalu urutan kedua adalah Kuching, Malaysia di angka 176 dan di urutan ketiga adalah Lahore, Pakistan di angka 173.

Diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan tiga strategi utama yang tengah dijalankan untuk memperbaiki kualitas udara.

Pertama, yakni perluasan jangkauan layanan bus Transjabodetabek untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, seperti Blok M-Alam Sutera, Blok M-PIK 2, hingga rencana pembukaan rute baru Blok M-Bandara Soekarno Hatta.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pun mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan transportasi publik yang telah disediakan Pemprov DKI. Bahkan, Pemprov DKI telah menerbitkan aturan terkait pemberlakuan layanan transportasi umum gratis bagi 15 golongan masyarakat.

Saat ini, konektivitas transportasi Jakarta telah mencapai 92 persen yang menempatkan Jakarta di posisi ke-17 dunia dan peringkat kedua di ASEAN setelah Singapura. Lebih lanjut, sektor transportasi saat ini menyumbang 50 persen emisi gas buang di Jakarta.

Karena itu, Pramono pun telah menargetkan pengoperasian 10.000 bus listrik Transjakarta pada 2030. "Kalau itu bisa dilakukan, secara signifikan akan mengurangi kontribusi terhadap emisi itu," kata Pramono saat menghadiri acara Townhall Meeting yang membahas isu dan solusi mengatasi polusi udara di Melting Pop, M Bloc, Kebayoran Baru, Selasa (10/2).

Selain transportasi, sektor pengelolaan sampah juga menjadi perhatian Pemprov DKI dengan mempercepat pembangunan fasilitas pengolahan sampah ITF (Intermediate Treatment Facility) di Sunter, Rorotan, Bantargebang, dan Jakarta Barat. Proyek ini ditargetkan mulai berjalan pada pertengahan tahun ini.

"Kalau itu bisa dilakukan, maka kontribusi yang signifikan akan mengurangi atau menurunkan kontribusi emisi yang ada di Jakarta," pungkasnya.



Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Luar Negeri
Kebakaran Hotel di Banglade...
Advertisement
Film Zona Merah Siap Naik ke Layar Lebar, Ada Kejutan Apa?

Film Zona Merah Siap Naik ke Layar Lebar, Ada Kejutan Apa?

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.