Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Salah Satu PM yang Pernah Ada di Tiongkok Zhu Rongji Meninggal

📅 Kamis, 13 Agu 2026, 12:02 WIB | Oleh:

Di Shanghai, ia mendorong pemerintah kota untuk menyesuaikan struktur industrinya, menumbuhkan kekuatan pembangunan baru, meningkatkan daya saing internasional, serta menempuh jalur pembangunan yang berorientasi pada ekspor.

Pada 1991, Zhu diangkat sebagai wakil perdana menteri Dewan Negara menyusul Jiang, atasan Zhu yang dpanggil ke Beijing oleh Deng Xiaoping sebagai pemimpin partai.

Pada bulan Oktober 1992, Zhu terpilih sebagai anggota Biro Politik Komite Sentral PKC beserta komite tetapnya, dan memimpin pelaksanaan tugas sehari-hari Dewan Negara.

Pada Juni 1993, ia merangkap jabatan sebagai Gubernur Bank Sentral China dan aktif mendorong kebijakan reformasi dan keterbukaan maupun upaya modernisasi Tiongkok.

Ia mengorganisasi berbagai langkah untuk mengatasi masalah rantai utang yang dikenal sebagai "utang segitiga" (triangular debts).

Selain itu, ia mengkaji dan mengembangkan untuk memperbaiki makroekonomi, sehingga memberikan kontribusi signifikan dan efektif dalam meredam ekonomi yang mengalami overheating (pertumbuhan berlebihan), mengendalikan inflasi, dan mewujudkan "pendaratan lunak" (soft landing) ekonomi.

Ia mendorong upaya penertiban dan pemulihan tatanan di sektor fiskal dan perpajakan, mempercepat reformasi fiskal dan pajak, serta membantu memperbaiki sistem regulasi keuangan Tiongkok.

Pada bulan September 1997, Zhu terpilih kembali sebagai anggota Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok (CPC) beserta komite tetapnya.

Zhu mendobrak sikap kepemimpinan yang selama itu menganggap diri mereka tidak pernah salah, dengan cara mengakui kegagalan resmi serta bersedia memikul tanggung jawab atas kegagalan tersebut.

Ia pernah meminta maaf di televisi nasional atas kegagalan kabinetnya dalam melindungi masyarakat, menyusul sebuah ledakan di sebuah sekolah di China selatan yang menewaskan sedikitnya 42 orang, yang sebagian besar adalah anak-anak.

Pada bulan Maret 1998, Zhu ditunjuk sebagai Perdana Menteri Dewan Negara.

Menghadapi dampak krisis keuangan Asia dan bencana banjir besar di Tiongkok, ia melaksanakan rencana Komite Sentral Partai untuk beralih dari kebijakan fiskal dan moneter yang agak ketat menuju kebijakan fiskal yang proaktif dan kebijakan moneter yang hati-hati, memperluas permintaan domestik, serta memperdalam reformasi di bidang-bidang utama, sehingga mempertahankan pertumbuhan ekonomi yang stabil dan pesat.

Zhu memimpin upaya untuk mendapatkan keanggotaan WTO setelah melalui negosiasi maraton yang telah dimulai sejak tahun 1980-an.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Merugi, Pemkab Kudus Serahkan Pengelolaan Taman Krida Wisata ke Swasta
    Preview komentar:
    Pemberian masa tenggang atau grace period selama tiga ...
  • Berpotensi Melemah Terbatas, 13 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai pergerakan Rupiah hari ...
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Wah… Menyedihkan dan juga Memalukan, Pebulu Tangkis Indonesia Diselidiki BWF Diduga Jual Angka   

Wah… Menyedihkan dan juga Memalukan, Pebulu Tangkis Indonesia Diselidiki BWF Diduga Jual Angka  

13 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.